Merayakan KehadiranNya

Merayakan KehadiranNya

Ayat hafalan: Matius 21:9

 

Senin – Menyadari akan Kehadiran Tuhan (Matius 21:9)

 

Kehadiran Tuhan adalah kunci utama untuk setiap orang Kristen untuk meraih kesuksesan dalam semua bidang kehidupan. Namun bagi orang-orang non Kristen atau orang Kristen yang tidak sunguh-sungguh mengikuti Tuhan Yesus, adalah hal yang tidak terutama, karen kendali dirinya adalah kekuatan diri sendiri. Kehadiran Tuhan dimulai dengan firmanNya atau perkataan Tuhan (Yoh 1:1). Setiap kejadian selalu dimulai dengan firman Tuhan.

 

Namun sayang disayang, terkadang manusia keliru menilai kehadiran Tuhan. Satu hal yang menjadi titik kritis menilai kehadiran Tuhan adalah cara berpikir bahwa kehadiran Tuhan selalu diukur dengan buah karya. Misalnya membuat ukuran sukses adalah kekayaan. Jika seseorang menjadi kaya, dia merasa Tuhan hadir. Alasan ini tidaklah pasti, sebab orang dunia pun bisa meraih kekayaan. Yang harus ditemukan adalah apakah ada firman Tuhan dan secara khusus perkataan Tuhan untuk Anda untuk menjadi alasan bahwa Anda memiliki janji Tuhan yang khusus untuk Anda memperoleh kekayaan materi. Hal lain , kesibukan yang beralasan untuk melayani Tuhan, jika tanpa perintah Tuhan, maka pelayanan Anda tidaklah berkenan kepada Tuhan. Perhatikanlah Marta. Ketika Tuhan Yesus hadir di rumah Marta dan Maria (Lukas 10:38-42),

 

Sedang Marta sibuk sekali melayani. Ia mendekati Yesus dan berkata: “Tuhan, tidakkah Engkau perduli, bahwa saudaraku membiarkan aku melayani seorang diri? Suruhlah dia membantu aku.” Tetapi Yesus menjawabnya: “Marta, Marta, engkau kuatir dan menyusahkan diri dengan banyak perkara, (Lukas 10: 40-41).

 

Sesungguhnya Tuhan Yesus sudah hadir di depan mata Marta, namun dia tidak menyadari kehadiran Yesus secara rohani karena Marta Terlalu sibuk melayani dengan fokus pada target dan aktivitasnya. Bagaimana dengan kita hari ini? Apakah yang menjadi ukuran kehadiran Tuhan dalam hidup Anda : keluarga, studi, karir pekerjaan, kehidupan sosial dan pelayanan gereja?

 

Selasa – Kehadiran Yesus adalah alasan bersukacita (Mat 21:9)

Alkitab berkata,

 

….; Aku datang, supaya mereka mempunyai hidup, dan mempunyainya dalam segala kelimpahan. (Yoh 10:10)

 

Apakah Anda mengerti ayat di atas? Perhatikanlah, Yesus Kristus datang ke dunia untuk memberikan hidup dan memiliki hidup berkelimpahan bukan kekurangan atau pas-pasan untuk orang-orang yang mengenal dan mempercayaiNya. Bagi mereka yang mengenal Yesus Kristus sebagai Anak Daud dan Nabi Yesus dari Nazaret di Galilea adalah satu sukacita besar menyambut kehadiran Yesus seperti yang terjadi di Kota Yerusalem (Mat 21:1-11). Namun bagi orang-orang yang hanya tahu siapa Yesus tetapi tidak mengenalNya dengan baikdan akurat, maka kehadiran Yesus dapat berupa ancaman yang dapat menghakimi dan memberikan hukuman kepada mereka atas ketidak percayaan mereka kepada Yesus, sebagai Anak Daud (Luk 19:39-40).

 

Bagaimana respon Anda ketika Tuhan Yesus hadir dalam hidup Anda? Mungkin Dia berbicara lewat telinga atau hati Anda, atau melalui peristiwa tertentu yang menerpa Anda. Jika pikiran dan perasaan kita tidak dipenuhi dengan kebenaran Ilahi, maka kecenderungan respon yang ditunjukkan adalah membuat mekanisme pertahanan (Defense Mechanism) yang wujudnya bisa beraneka ragam. Dosa menyebabkan manusia bersembunyi dari Tuhan, itulah salah satu bentuk pertahanan diri manusia terhadap kehadiran Tuhan yang suci (Kej 3:8). Orang berdosa selalu berespon takut terhadap kehadiran Tuhan. Tetapi orang yang hidup benar dalam pandangan Tuhan, pastilah mereka bersukacita dan beria-ria karena kehadiraNya menyelamatkan dan membangun hidup manusia menuju kehidupan yang berkelimpahan.

 

Rabu – Keledai – Kendaraan Sang Anak Daud (Mat 21:1-5)

Dalam kamus Haag, Keledai adalah hewan bangsa Semit yang dipakai untuk bekerja terutama di daerah pegunungan. Dikenal sebagai hewan yang berhati-hati. Dalam tinjauan Alkitab , Keledai dikenal tidak berakal (Maz 32:9) tetapi dipakai sebagai kendaraan orang ternama (2 Sam 13:29), pembawa beban, pembawa surat dan pesuruh (Est 8:10,14) serta terkadang keledai sebagai  upeti. Selain itu sebagai hewan yang mudah kena penyakit.

 

Raja kita Yesus Kristus sebelum masuk ke Kota Yerusalem, sangat berniat mengendarai seekor keledai yang muda sehingga Dia menyuruh murid-muridNya meminjamnya. Apakah artinya? Nabi sudah menubuatkan bahwa Raja akan datang , Ia lemah lembut dan mengendarai seekor keledai, seekor keledai beban yang muda. (Mat 21:5). Pada situasi saat itu juga ada Kuda, sebagai hewan yang dianggap kuat dan bergerak cepat, sangat jauh lebih cepat dibandingkan Keledai, sehingga Kuda kebanyak digunakan sebagai kendaraan perang pada waktu itu. Perumpamaan ini menjelaskan bahwa Tuhan bisa menggunakan berbagai macam cara dan  alat atau media untuk menyatakan kehadiranNya. Artinya Tuhan mencari sifat-sifat terpuji dalam diri manusia yakni hati-hati, taat, rela bekerja untuk orang lain tanpa bersungut-sungut dan kuat menanggung beban untuk dipakai Tuha untuk merayakan kehadiranNya dalam hidup kita.

 

 

Kamis – Sikap Merayakan Tuhan (Yoh 17:13)

Hanya tinggal 4 hari lagi tahun 2017 akan berakhir. Tentu banyak orang akan melakukan evaluasi diri tentang apa saja yang terjadi dalam hidupnya. Dibalik itu ada perayaan menutup tahun dan memulai tahun baru 2018. Perayaan adalah hal yang dirasakan oleh kebanyakan orang sebagai peristiwa yang bermakna. Pertanyaan penting yang bisa muncul adalah seberapa pentingkan satu perayaan untuk hidup Anda? Perayaan yang dilakukan oleh manusia tentu terbatas pada waktu-waktu tertentu dan suasana serta pendukung yang terbatas.

 

Kehadiran Yesus di dunia dan dalam hidup setiap orang percaya, baik dalam keadaan suka maupun duka, adalah satu dimensi atau ukuran rohani yang tidak terbatas oleh ruang dan waktu. Tetapi akan menjadi terasa langka satu kehadiran Tuhan jikalau manusia membatasinya dengan pola pikir yang kerdil dan ketidakpercayaan. Pola pikir ini disebut rasionalitas. Rasionalitas adalah cara berpikir yang berdasarkan hanya pada logika manusia, yakni berpikir sebab – akibat. Contoh, jika aku hidup suci dan ketat dengan sejumlah aturan organisasi Kristen, maka Tuhan Yesus pasti hadir. Jikalau cara berpikir ini Anda miliki, maka hidup rohani yang dinamis akan terhenti sampai sebatas pikiran Anda tersebut. Mengapa? Sikap yang penting untuk kehadiran Tuhan adalah hati yang remuk (Maz 57:15) , kepercayaan penuh pada Yesus Kristus sebagai Tuhan dan Sahabat (Maz 25:14) serta sukacita (Yoh 17:13). Jadikanlah sikap ini menjadi gaya hidup Anda sepenuhnya. Sebab itulah ciri orang Kristen yang hidup bahagia selamanya.

 

 

Jumat – Tanda Kemenangan (I Kor 15:57-58)

“Satu kali seorang anak diganggu dan terancam dipukul oleh sekelompok teman sekolahnya. Anak tersebut sangat ketakutan dan sampai menangis. Namun tidak lama kemudian Ayah dari anak tersebut datang dan mendapati anak itu. Hanya dalam waktu sekejap kerumunan anak-anak sekolah yang mengganggu anaknya bubar dan melarikan diri. Sang Anak pun tiba-tiba berubah raut wajah menjadi tersenyum dan wajah bersinar tampak terlihat dan langsung memeluk ayahnya.” Sekalipun Sang anak tidak berespon apapun terhadap teman-teman sekolahnya yang mengganggunya, tetapi ketika ayahnya tiba menghampirinya, dia merasa terbebas dari ancaman dan menjadi seorang yang telah menang atas maut itu.

 

Demikianlah terkandung Kemenangan mutlak orang percaya terhadap kuasa iblis yang sesungguhnya telah dikalahkan oleh kuasa kebangkitan Yesus dari antara orang mati. Kehadiran Yesus adalah awal kemenangan sempurna orang Kristen terhadap semua bentuk tipu daya iblis dalam semua bidang kehidupan. Sikap dan iman sudah menang atas maut menjadi ciri kehadiran Tuhan dan dirayakan dengan sukacita melimpah.

 

 

Sabtu – Bernyanyilah bagi Tuhan dalam kesulitan hidup Anda (Maz 107:1-9)

Bisakah kita bernyanyi dengan hati penuh ucapan syukur di kala dalam kondisi kesulitan dan tekanan hidup? Secara manusia memang tidak  mudah menghadapi kondisi ini. Namun bukti kita sudah dimiliki dan memiliki Yesus dalam hidup kita, maka selayaknyalah kita menjadi manusia rohani yang senantiasa meresponi semua bentuk situasi sulit secara rohani pula. Jikalau kita setia menjaga hati kita tetap benar di hadapan Tuhan, maka ungkapan syukur dan sukacita akan mampu terpancar karena tangan Tuhan tetap memegang tangan kita dan bahkan di kala kita tak mampu lagi melangkah, Tuhan Yesus sanggup menggendong Anda.

 

Teruslah bernyanyi dengan ucapan syukur di kala Anda dalam kesulitan hidup, karena Dia ada bersama Anda. Terus dan terus bernyanyi dengan sekuat tenaga Anda. Jangan irit untuk bersyukur kepada Dia sebab Dia baik dan bahwasannya kasih setianya Kekal selamanya.

 

Minggu – Rayakan dengan Segenap  Hidupmu (Ef 1:3)

Pada akhirnya jadikanlah hidup Anda sebagai anak Tuhan untuk dipakai sebagai perayaan kehadiran Yesus di bumi, supaya dunia bisa melihat bahwa Tuhan yang disembah oleh umatNya sangat nyata dan sangat mampu menyelamatkan umat manusia dari dosa.

 

Dimanapun Anda berada dan dalam kondisi apapun, teruslah percaya bahwa Tuhan Yesus selalu hadir dan rayakan dengan maksimal bersama orang-orang yang Anda kasihi dan umat Tuhan lainnya.

Selamat merayakan kehadiran Raja Segala Raja

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Masukan code CAPTCHA

Facebook
Google+
https://sinodegkkd.org/2018/04/11/merayakan-kehadirannya">
Twitter
YouTube
Pinterest
LinkedIn
Instagram