JIWA YANG SEHAT DAN KUAT

Renungan Minggu Ke-1_Maret 2018

JIWA YG SEHAT & KUAT

Ayat Hafalan, Filipi 1:9 (TB) Dan inilah doaku, semoga kasihmu makin melimpah dalam pengetahuan yang benar dan dalam segala macam pengertian

 

SENIN – JIWA YANG SEHAT DAN KUAT (Filipi 1:9)

Begitu pentingnya memiliki jiwa yang sehat dan kuat. Doa Paulus untuk jemaat Filipi agar dengan kasih yang melimpah-limpah dalam pengetahuan (Epignosis_Yunani) yang benar dapat memahami dan melakukan Firman Tuhan dan oleh Roh Hikmat dan Wahyu (Efesus 1:17) semakin bisa membedakan mana yang baik dan yang jahat. Dalam surat 3 YOHANES 2, Rasul Yohanes berkata kepada Gayus: “… aku berdoa semoga kamu baik dan sehat-sehat saja seperti jiwamu baik-baik saja”. Jiwa adalah mediator antara roh dan tubuh manusia, ketika manusia mengalami kelahiran baru maka rohnya menjadi baru, jiwanya yang sedang dibaharui dan kelak tubuhnyapun akan diganti dengan tubuh kemuliaan.

Memiliki Jiwa yang baik-baik atau sehat sering menjadi masalah bagi banyak orang, ada orang yang sekilas kelihatannya memiliki tubuh yang sehat, kaya, rumah tangganya sejahtera tetapi jiwanya ternyata tidak sehat; pikiran, perasaan dan kehendak penuh dengan kekuatiran dan ketakutan, sulit untuk mengampuni, jiwanya tidak sehat karena menyimpan kekecewaan atau kebencian, hatinya terluka, hancur, cemburu, iri hati dan dendam.

Dalam Lukas 4:18-19 Tuhan Yesus membaca dan menggenapi Yesaya 61:1-3, Tuhan menyediakan kesembuhan dan pemulihan bagi jiwa yang terluka; semangat yang pudar untuk diganti dengan nyanyian pujian; hati yang berduka akan Tuhan hiburkan; segala dendam atau nafsu membalas kejahatan akan mengalami rahmat Tuhan, menerima anugerah Tuhan pulihkan dan Tuhan tolong; jiwa yang berduka Tuhan ganti dengan suasana pesta didalam hatinya, minyak harum pengurapan yang baru dan perhiasan sukacita.

Setiap janji Tuhan pasti akan Tuhan genapi, Tuhan hendak melimpahkan berkat dan kasih setianya kepada kita; Tuhan sangat rindu memulihkan jiwamu agar engkau berbahagia, bersukacita didalam Tuhan, apakah engkau rindu untuk menerima dan mengalaminya?

 

SELASA – TERPELIHARA SEMPURNA (1Tesalonika 5:23)

“Semoga Allah damai sejahtera menguduskan kamu seluruhnya dan semoga roh, jiwa dan tubuhmu terpelihara sempurna dengan tak bercacat pada kedatangan Yesus Kristus, Tuhan kita” (1Tesalonika 5:23). Jiwa manusia memiliki tiga unsur penting yaitu: pikiran, perasaan dan kemauan.  Pikiran, Tuhan berikan untuk menolong manusia agar dapat memahami dan mengerti akan kebenaran. Perasaan, Tuhan berikan supaya manusia memiliki suasana hati sesuai dengan kesan dari Roh Kudus yaitu damai sejahtera dan sukacita. Dan Kemauan, Tuhan berikan supaya manusia memiliki kekuatan untuk bertindak sesuai dengan kehendakNya.  Jiwa yang sehat, membuat seseorang memiliki pengertian, sehingga dapat berespon bertindak baik dan benar terhadap segala keadaan tantangan dan berkat. Tuhan mau agar roh, jiwa dan tubuhmu terpelihara sempurna dengan tak bercacat, dan Tuhan dapati sedang fokus mengerjakan tugas panggilan hidup, berkarya, bersukacita, bergembira, hidup dan hidup dalam segala kelimpahan dan dengan penuh sukacita melayani dan bekerja. Ketika kita memiliki jiwa yang benar, maka kita akan mengijinkan Tuhan mengintervensi seluruh aspek hidup kita sampai kemuliaan dan kekudusan Tuhan nyata. Tuhan sangat rindu untuk menjadikanmu sebagai bait kudusNya, hidupmu adalah milik Nya, apakah saudara percaya bahwa Tuhan sanggup memelihara hidupmu dengan sempurna?

 

RABU – JIWA YANG TENTRAM (Maz 46:11a; 1Petrus 3:4)

“Diamlah dan ketahuilah, bahwa Akulah Allah!  Kata “diamlah” dalam Istilah Ibrani dapat juga diterjemahkan sebagai kata “lepaskanlah” artinya, berhentilah memegang hal-hal yang menghalangi saudara untuk meninggikan dan menjadikan Tuhan terutama dalam hidupmu.

Perubahan, ketidakpastian dan berbagai situasi yang bergolak dapat menghancurkan sendi-sendi rasa aman kita, dalam Mazmur 46 ini dikatakan sekalipun bumi, bangsa-bangsa berubah dan gunung-gunung bergoncang, kita diminta untuk diam dan tenang, tetap bersyukur, bernyanyi, meninggikan dan memuji Tuhan.

Rasul Paulus mengatakan: Sebab itu kami tidak tawar hati, tetapi meskipun manusia lahiriah kami semakin merosot, namun manusia batiniah kami dibaharui dari sehari ke sehari (2 Korintus 4:16).

Manusia lahiriah kita memang sangat rentan untuk lemah terhadap kesulitan dan situasi yang buruk dan kekuatiran, tetapi manusia batiniah kita ketika kita diam dan mengijinkan Tuhan menguasai hati, pikiran dan perasaan kita, maka manusia batiniah kita akan dibaharui dari sehari ke sehari, berumbuh dan semakin kuat.

Manusia batiniah yang kuat akan terlihat dari ekspresi respon kata-kata, sikap dan perbuatannya, bangunlah manusia batiniahmu, dan terimalah roh yang lemah lembut dan tenteram yang berasal dari Allah supaya jiwamu sehat dan kuat.

 

KAMIS – MEMILIKI KARAKTER KRISTUS (1 Yoh 2:6; 3 YOHANES 2)

Karakter atau sifat atau gaya pembawaan seorang manusia bisa bersifat positif mendukung dan memotivasi atau negatif melemahkan dan menghancurkan diri seseorang yang sangat dipengaruhi oleh positif atau negatifnya keadaan roh, jiwa dan daging (tubuh) seseorang. Jika seorang lebih menggunakan jiwanya maka orang tersebut akan menjadi sangat logika dan penuh dengan perhitungan dan pertimbangan hitung-hitungan, dan jika lebih mengutamakan keinginan daging maka karakter dan sifat kedagingan/dosalah yang akan menjadi karakter menonjolnya, tetapi jika gaya hidupnya selalu rohani, berkarakter rohani maka ia akan menjadi orang yang penuh roh, mengandalkan kekuatan rohani dan lebih bergantung kepada Tuhan.

W.J.S Poerwadarminta menyebutkan karakter sebagai, “tabiat; watak; sifat-sifat kejiwaan atau budi pekerti yang membedakan seseorang dari yang lainnya” (Kamus Umum Bahasa Indonesia, Balai Pustaka: Jakarta). Karakter adalah istilah psikologis yang menunjuk kepada “sifat khas yang dimiliki oleh individu yang membedakannya dari individu lainnya”. (KBBI).

Dr. Tim La Haye dalam bukunya: You and Your Family, memberikan diagram silsilah dua orang yang hidup pada abad 18, yaitu: Max Jukes, seorang penyelundup alkohol yang tidak bermoral, dan Dr. Jonathan Edwards, seorang pendeta yang saleh dan pengkhotbah kebangunan rohani. Jonathan Edwards ini menikah dengan seorang wanita yang mempunyai iman dan filsafat hidup yang baik. Melalui silsilah kedua orang ini ditemukan bahwa dari Max Jukes terdapat 1.026 keturunan : 300 orang mati muda, 100 orang dipenjara, 190 orang pelacur, 100 orang peminum berat. Dari Dr. Edwards terdapat 729 keturunan : 300 orang pengkhotbah, 65 orang profesor di universitas, 13 orang penulis, 3 orang pejabat pemerintah, dan 1 orang wakil presiden Amerika. Dari kisah ini kita melihat bawah karakter: kebiasaan, keputusan dan nilai-nilai dari generasi terdahulu sangat mempengaruhi kehidupan generasi berikutnya.

Membangun karakter dari Jiwa yang sehat dan kuat haruslah dimulai dari membangun hubungan dalam persekutuan yang erat dan kontinu dalam doa, baca firmanTuhan, bersekutu dan menjadi saksi Kristus, sebutkanlah komitmenmu hari ini agar FirmanNya yang hidup dapat membarui jiwamu, sampai jiwa sehat dan kuat itu jadi milikmu dan karakter Kristus nyata dalam hidupmu.

 

JUMAT –MENANG ATAS SEGALA KEINGINAN, (Yak 1:13-14)

Firman Tuhan: Apabila seorang dicobai, janganlah ia berkata: “Pencobaan ini datang dari Allah!” Sebab Allah tidak dapat dicobai oleh yang jahat, dan Ia sendiri tidak mencobai siapapun. Tetapi tiap-tiap orang dicobai oleh keinginannya sendiri, karena ia diseret dan dipikat olehnya.

 Tidak semua kesalahan datangnya dari Iblis, Alkitab mengatakan bahwa setiap orang dicobai oleh keinginan-keinginan dirinya sendiri, orang yang mencintai gaya hidup duniawi pasti akan dikuasai oleh keinginan daging dan keinginan mata serta keangkuhan hidup, sebab semua itu adalah gaya hidup di dunia (1 Yoh 2:16). Kata ‘dibuahi’ dalam ayat ini menunjukan keadaan bahwa keinginan itu telah menjadi tindakan nyata dan yang disebut sebagai dosa.

Orang berdosa akan tunduk kepada hukum dosa dan hukum maut artinya rohnya mati, putus hubungan dengan Allah dan jiwanya rusak karena dosa sehingga hidupnya akan selalu menuruti naluri-naluri kedagingan manusiawi seperti mencintai dirinya sendiri, hamba uang, membual dan menyombongkan diri, pemfitnah, berontak terhadap orang tua dan tidak tahu berterima kasih, tidak mempedulikan agama, tidak tahu mengasihi, tidak mau berdamai, suka menjelekkan orang, tidak dapat mengekang diri, garang, tidak suka yang baik, suka mengkhianat, tidak berpikir panjang, berlagak tahu, lebih menuruti hawa nafsu dari pada menuruti Allah, beribadah tetapi memungkiri kekuatannya.

Untuk menang atas segala keinginan, kuncinya adalah dengan ibadah sejati artinya disiplin diri mempersembahkan tubuh sebagai persembahan yang hidup, yang kudus dan yang berkenan kepada Allah (Roma 12:1), apakah saudara mau dengan disiplin beribadah dan menyerahkanlah segala keinginanmu dimurnikan dalam terang Firman Tuhan?

 

SABTU – HATI YANG GEMBIRA LAHIR DARI JIWA YANG SEHAT & KUAT (Amsal 17:22; Maz 46)

Hati yang gembira adalah obat yang manjur, tetapi semangat yang patah mengeringkan tulang, adalah ayat yang sering diungkapkan untuk meneguhkan orang-orang yang sakit. Gembira artinya suka, bahagia, bangga, senang. Sukacita artinya suka hati, girang hati, bahagia, gembira, girang, riang dan senang. Gembira itu sehat, dan obat yang terbaik adalah hati yang gembira.

Pada zaman dulu, sebuah kota sering kali terancam oleh serangan musuh atau gerombolah penjahat sehingga setiap kota sangat membutuhkan perlindungan dan kekuatan. Dalam Mazmur 46 pemazmur melukiskan kehidupan umat Tuhan seperti sebuah kota, dan Allahlah sebagai benteng perlindungan yang menjamin keamanan dan kelangsungan hidup umatNya.

Rasul Pulus juga mengingatkan agar umat Tuhan bersukacita senantiasa, sampai berulang-ulang kali. Persoalan atau sakit penyakit merupakan hal yang paling sering membuat kita berada dalam ketidak nyamanan, sedih, kuatir dan ketakutan, tetapi Amsal mengingatkan agar tidak jangan sampai kehilangan semangat, sebab semangat yang patah akan mengeringkan tulang, hilang kekuatan, pengharapan dicuri, dibunuh dan dibinasakan oleh masalah dan sakit penyakit.

Firman Tuhan dalam Yesaya 60:1-2, Bangkitlah, menjadi teranglah, sebab terangmu datang, dan kemuliaan TUHAN terbit atasmu. Sebab sesungguhnya, kegelapan menutupi bumi, dan kekelaman menutupi bangsa-bangsa; tetapi terang TUHAN terbit atasmu, dan kemuliaan-Nya menjadi nyata atasmu.

 Mari Imani Firman Tuhan ini dan ambillah keputusan bersukacita karena Tuhan.

 

MINGGU –MENANG ATAS MASALAH EMOSI (Amsal 16:32; Gal 5:22-23)

Amsal katakan: “Orang yang sabar melebihi seorang pahlawan, orang yang menguasai dirinya, melebihi orang yang merebut kota.” Anak Tuhan yang berjiwa sehat dan kuat haruslah cakap dan cerdas dalam mengelola emosinya. Emosi akan terlihat dalam bentuk marah, sedih, takut, senang, cinta dan rasa malu. Kecerdasan emosi adalah suatu kemampuan untuk tetap tenang dan sabar dalam menghadapi persoalan, mampu dengan rendah hati untuk menerima kritikan dan tuntutan, cepat dan mudah untuk mengampuni kesalahan orang lain dan mampu menjaga keseimbangan waktu, perhatian, kasih dan pengorbanannya didalam setiap tanggungjawab yang dipercayakan kepadanya. Kecerdasan emosi juga merupakan suatu kemampuan untuk memotivasi dirinya untuk tetap tegar dimasa sukar, bertahan dalam iman dan sikap baik dan benar walau sedang bingung dan frustasi serta dapat menjaga perasaan hatinya untuk tetap memiliki empati dan berbelaskasihan. Firman Tuhan: Demikianlah setiap pohon yang baik menghasilkan buah yang baik, sedang pohon yang tidak baik menghasilkan buah yang tidak baik. Tidak mungkin pohon yang baik itu menghasilkan buah yang tidak baik, ataupun pohon yang tidak baik itu menghasilkan buah yang baik” (Matius 7:17-18).

Jiwa yang sehat dan kuat akan menang atas masalah emosinya dengan cara mengenali, mengelola, menjaga pikiran dan perasaan, menjaga untuk empati dan berbelaskasihan sebagai saksi dan murid Kristus, seorang pahlawan gagah perkasa yang sabar dan melimpah dalam kasih Kristus.

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Masukan code CAPTCHA

Facebook
Google+
https://sinodegkkd.org/2018/04/23/jiwa-yang-sehat-dan-kuat">
Twitter
YouTube
Pinterest
LinkedIn
Instagram
SHARE