KASIH KARUNIA YANG MELIMPAH

Renungan minggu ke-4_Februari 2018

 

KASIH KARUNIA YANG MELIMPAH

Ayat hafalan Roma 5:17

“Sebab, jika oleh dosa satu orang, maut telah berkuasa oleh satu orang itu, maka lebih benar lagi mereka, yang telah menerima kelimpahan kasih karunia dan anugerah kebenaran, akan hidup dan berkuasa oleh karena satu orang itu, yaitu Yesus Kristus”

 

Senin: HASIL PEMBENARAN

Bacaan Roma 5:1-11.

Dalam perikop ini dijelaskan bahwa kita dibenarkan karena iman, kehidupan yang kita alami dengan penuh damai sejahtera dengan Allah itu semata-mata karena iman kepada Yesus Kristus.  Sebelumnya kita sudah menjadi seteru Allah dan sepatutnya mendapat hukuman karena dosa dan pelanggran kita, upah dosa adalah maut.  Ini sungguh-sungguh karunia yang terbesar yang Yesus berikan kepada umatNya, kita berdamai dengan Allah, jalan terbuka untuk mengalami kemuliaan Allah. KasihNya telah dicurahkan kepada kita oleh Roh Kudus.  Lihatlah betapa besarnya kasih karunia yang Tuhan berikan, Dia beri damai dan ROH KUDUS pada kita. Apa yang kita alami hari ini bukanlah hasil usaha kita, tetapi semata-mata karena Tuhan mengaruniakannya.  Kita yang tadinya berdosa dan mengalami kematian yang kekal, diperdamaikan dengan Allah melalui kematianNya di kayu salib, kita dibenarkan oleh darahNya dan memberikan keselamatan, kehidupan yang kekal. Sekali lagi di dalam Kristus kita menerima apa yang tidak layak kita terima, kita sebenarnya layak untuk dihukum, layak untuk mengalami kesengsaraan, layak menderita karena dosa kita, kita tidak punya kekuatan atau kemampuan untuk keluar dari kondisi yang menyakitkan ini.  Tetapi karena KASIH KARUNIA YANG MELIMPAH dalam KRISTUS, kita dibenarkan, Dia rela mati bagi kita menanggung semua penderitaan dan hukuman yang seharusnya kita terima, Dia mendamaikan kita dengan Allah dan kita dilayakkan untuk mengalami kemuliaanNya.

Percayalah seburuk apapun masa lalu kita, atau sebesar apapun pelanggaran yang pernah kita lakukan, dan iblis menjadikannya menjadi kesempatan untuk senantiasa mengintimidasi dan membuatmu tidak berdaya,  hari ini ada KASIH KARUNIA yang membenarkan hidupmu, oleh darah Kristus  engkau diselamatkan, diperdamaikan dengan Allah dan layak mengalami kemulianNya. Haleluya.

 

Selasa: PERCAYA KEPADA YESUS

Bacaan Roma 5:17-21

Kasih karunia adalah anugerah pemberian terbesar di dalam Yesus bagi umat manusia, Kasih karunia membuat manusia tidak diperhitungkan atau dinilai berdasarkan usaha, amal dan perbuatan baiknya, tetapi berdasarkan iman percaya yang dimiliki kepada  karya Kristus di kayu salib.  Kasih karunia adalah apa yang kita miliki, kita alami oleh karena percaya kepada Yesus, sesuatu yang tidak kita temukan di dunia ini.  Kasih karunia akan membawa kita semakin mengenal dan mengalami Tuhan, semakin kagum betapa baik dan ajaibnya Tuhan.   Dalam perikop ini dijelaskan  perbedaan antara Adam dan Kristus, yaitu antara perbuatan dan akibat perbuatan masing-masing. Perbuatan Adam ialah pelanggaran, dosa di taman Eden, yang telah mencelakakan seluruh keturunannya, sebaliknya, perbuatan Kristus ialah penganugerahan karunia.

Dalam ayat 18 dikatakan bahwa sama seperti oleh satu pelanggaran kepada Firman Tuhan semua orang beroleh penghukuman, demikian pula oleh satu perbuatan kebenaran oleh Kristus semua orang beroleh pembenaran untuk hidup. Kita percaya bahwa hukuman akibat pelanggaran Adam, membuat manusia tidak bisa mengalami hubungan yang intim dengan Tuhan, manusia terpisah dari Tuhan, manusia kehilangan gambar dan rupa Allah dalam dirinya.  Manusia tidak mengalami kehidupan di EDEN yang penuh dengan karunia dari Tuhan.   

Tuhan mau agar kita kembali mengalami kehidupan yang penuh dengan kasih karunia yang dialami oleh Adam di taman Eden, itu semua kita alami ketika kita percaya dan mengambil dengan iman, apa yang Yesus sediakan.  Percayalah dengan Iman kepada Yesus, maka hidupmu akan dibenarkan dan layak mengalami KASIH KARUNIA YANG MELIMPAH.

 

Rabu :  MENGALAMI KASIH KARUNIA

Bacaan: Filipi 4:2-9.

 

Sebagai orang percaya kita diberikan kasih karunia, anugerah terbesar di dalam Yesus.  Kita hidup ditentukan untuk mengalami kelimpahanNya.  Kasih karunia menjadi jawaban atas seluruh kebutuhan hidup kita baik kebutuhan material, jiwa dan roh kita.  Tuhan mau agar seluruh aspek kehidupan kita dipenuhi oleh kasihNya.  Nasihat kepada jemaat di Filipi, dalam ayat 4 dikatakan, bersukacitalah senantiasa.  Saya percaya ketika kita mengalami kasih karunia Tuhan pasti ada suka cita yang besar, ada kegembiraan yang luar biasa dalam kehidupan pribadi, keluarga, jemaat dan di tempat kita bekerja..  Sungguh menyenangkan apabila kita hidup ditengah-tengah sukacita  Sukacita yang sejati hanya ada di dalam Tuhan, sukacita karena Tuhan.  Pernyataan ini diulangi oleh Paulus agar jemaat benar-benar memperhatikan dan mengalaminya.  Hari-hari ini orang sulit sekali bersuka cita,  banyak orang bersukacita karena berharap kepada dunia atau sumber sukacitanya adalah materi, hal ini adalah suka cita yang semu dan sementara.  Tuhan memberikan sukacita di dalam Dia, dan suka cita ini kekal.  Hal yang harus kita lakukan agar suka cita itu senantiasa mengalir adalah tinggal dalam keintiman dengan Tuhan melalui doa dan penuh ucapan syukur. 

Kita tidak boleh hidup dalam ketakutan atau kuatir menjalani hidup ini.  Percaya bahwa kasih karunia Tuhan akan mencukupkan semua apa yang kita butuhkan. Sekarang ketakutan menyerang kita dari segala penjuru dengan segala bentuk, tetapi percayalah apapun bentuk ketakutan yang menyerang kita saat ini, katakan KASIH KARUNIA TUHAN melimpah atas hidupku. Ada damai sejahtera Allah, yang melampaui segala akal yang memelihara hati dan pikiran kita di dalam Kristus Yesus. Pastikan hidupmu adalah hidup karena kasih karunia. Haleluya.

 

Kamis : PENGENALAN AKAN YESUS

Bacaan : 2 Petrus 1:1-2

Bacaan kita hari ini mengatakan ada kasih karunia dan damai sejahtera melimpahi kamu oleh pengenalan akan Yesus.  Kasih karunia yang bukan pas-pasan atau secukupnya, tetapi kasih karunia yang melimpah yang kita peroleh karena pengenalan akan Dia.  Satu pertanyaan yang perlu kita sikapi dan ini sangat penting adalah bagaimana caranya kasih karunia dan damai sejahtera melimpahi kita.  Banyak orang percaya ingin mengalami ini dalam kehidupannya, tetapi tidak mengerti caranya. Ingin mendapat tapi tidak tahu caranya, dan menjalani kehidupan  kering atau miskin dalam kasih karunia, sehingga hidup tanpa gairah dan tujuan yang pasti.  Pengenalan akan Allah dan akan Yesus, Tuhan kita adalah kunci untuk mengalami kasih karunia.  Lihatlah apa yang terjadi ketika kita mengenal Allah dan mengenal Yesus.  Ada  dua hal yang melimpahi kita yaitu kasih karunia dan damai sejahtera.  Sesuatu yang tidak bisa diberikan oleh siapapun dan tidak kita temukan dimana-mana, padahal yang paling kita butuhkan dalam hidup ini.  Hidup dipenuhi dengan kasih karunia dan damai sejahtera adalah hidup yang Tuhan sediakan bagi kita, kita alami siang dan malam, dalam kondisi apapun, terima itu dengan iman.

Kadang kita menjalani satu kehidupan yang sulit, kejadian tidak seperti yang kita harapkan dan bayangkan, kondisi keuangan dan usaha yang tidak berkembang, kebutuhan biaya keluarga semakin meningkat, anak tidak bisa diatur dan bisa jadi ada keluarga yang sakit atau pergumulan yang belum terjawab.  Kita sudah berusaha dengan kemampuan yang kita miliki tetapi nampaknya belum ada jalan keluar atau jawaban.  Dalam hal ini yang kita benar-benar butuhkan adalah KASIH KARUNIA dan kebaikan Tuhan dalam setiap masalah kita.  KASIH KARUNIA dan kebaikan Tuhan ini akan kita alami dengan kerinduan yang semakin besar untuk mengenal Yesus.

 

Jumat : HIDUP PENUH KUASA. 

Bacaan : Kejadian 1:1-31

Saya percaya bahwa perikop ini sudah berulang kali kit baca, tetapi dalam kesempatan ini mari kita renungkan bahwa Tuhan begitu baik bagi manusia, manusia begitu spesial bagi Dia.  Tuhan terlebih dahulu menciptakan semua yang baik untuk diberikan kepada Adam di taman Eden.  Tuhan benar-benar menyediakan semua dalam keadaan baik sebelum Adam diciptakan.

Pernahkah kita berpikir bahwa sebelum kita dilahirkan, Tuhan sudah menyediakan dengan baik segala sesuatu yang kita butuhkan? Atau kita berpikir bahwa kita lahir baru Tuhan sibuk untuk menyediakan kebutuhan kita? Kita harus percaya Tuhan sudah menyediakan segala yang kita butuhkan sebelum kita lahir ke dunia ini, Dia menyediakan lebih dari apa yang kita minta dan usahakan, apa yang Dia sediakan bukanlah sekedar pas-pasan, tetapi Dia menyediakan dengan penuh kelimpahan dan mengaruniakannya kepada kita.  

Kasih karunia Tuhan berikan kepada kita, artinya Tuhan memberikan kesempatan kepada umatNya untuk mengalami hal yang terbaik, berkuasa dan memerintah bersama Dia. Ada penyediaan yang sempurna atas umatNya. Tuhan melihat yang diciptakanNya semuanya baik, sebelum manusia diciptakan Tuhan membuat semuanya dan diberikanNya kepada manusia untuk dinikmatinya. Dalam  ayat 28, dikatakan Tuhan memberkati dan memberikan kuasa kepada manusia untuk memerintah ciptaanNya.  Kuasa untuk memerintah, mengalami kelimpahan bukanlah hasil usaha Adam, tetapi pemberian Tuhan atau karunia dari Tuhan.

Hidup yang penuh kuasa dan kelimpahan inilah yang ingin Tuhan kembalikan di zaman ini, untuk itulah Yesus mati di kayu salib untuk mengambil kembali kuasa dan kelimpahan yang sudah dicuri iblis dari Adam dan Hawa dengan cara tipu muslihatnya di taman Eden.  Hawa tertipu, Adam tidak berpegang teguh Firman Tuhan dan dia tergoda dan mempercayai suara iblis yang membuat mereka kehilangan karunia kuasa dan mengalami yang baik yang Tuhan sudah sediakan. 

Percayalah bahwa seumur hidup kita, kalau kita berpegang teguh kepada Firman Tuhan, Tuhan akan mengaruniakan kuasa dan hal-hal yang terbaik untuk kita alami. Puji Tuhan.

   

Sabtu : KERINDUAN MENGALAMI KASIH KARUNIA.

Bacaan : Filipi  2:1-11.

Semua kita pasti pernah membaca kisah sukses seseorang dalam bidang ekonomi, pendidikan, olahraga atau  menonton saat-saat pemberian medali atau piala kepada sang juara. Apa yang terpikirkan ketika membaca atau melihat kejadian seperti itu? Yang pasti kebanyakan akan berpikir seandainya saya bisa, atau seandainya saya yang berdiri di podium dan menerima piala tersebut, menjadi pusat  perhatian, diberikan tepuk tangan yang meriah  dan mendapatkan pujian serta bonus.

Tapi pernahkah kita membayangkan bagaimana mereka mempersiapkan diri, mendisiplin hidupnya dengan membaca dan belajar bagi mereka yang berprestasi dalam pendidikan, berlatih bagi mereka yang juara dalam olah raga mereka adalah orang-orang yang penuh dengan penyangkalan diri hari demi hari. Banyak orang mau hasilnya tetapi menolak prosesnya.

Melalui perikop yang kita baca,  dikatakan bahwa Allah sangat meninggikan Yesus dan mengaruniakan kepada Dia nama di atas segala nama, dan dalam nama Yesus bertekuk lutut segala yang ada di langit dan yang ada di atas bumi dan yang ada di bawah bumi dan segala lidah mengaku Yesus adalah Tuhan. Tahukah kita proses yang dialami oleh Yesus sebagai manusia, Yesus menyangkal diriNya, dikatakan dalam keadaan sebagai manusia, Ia merendahkan diri-Nya, memikul salib karena ketaatanNya kepada Bapa di sorga.

Demikian juga kita sebagai umatNYa, kasih karunia akan terus melimpahi kita, ketika kita terus menyangkal diri, memikul salib dan mengikut Yesus dengan penuh ketaatan setiap hari.  Membaca, merenungkan dan melakukan FirmanNya akan mengaruniakan kemenangan yang besar.  Jemaat Tuhan, mari rindukan kasih karuniaNya melimpahimu dan alami Tahun TUAIAN di hari-hari hidupmu.  TUAIAN besar akan terjadi.

 

Minggu : MENGALAMI KASIH KARUNIA DALAM JEMAAT

Bacaan :1 Tes : 12-22

Bacaan kita hari ini merupakan sebuah nasehat atau peringatan yang ditujukan kepada jemaat di Tessalonika baik kepada pemimpin maupun kepada anggota jemaat. Kepada anggota jemaat diingatkan agar mereka memperhatikan, menghargai, menerima tentunya dengan mendukung para pemimpin yang sudah bekerja keras untuk kepentingan jemaat dan semua anggota jemaat dapat hidup damai satu dengan yang lain. Bisa dibayangkan dalam satu keluarga, orang tua akan sangat bahagia ketika melihat anak-anaknya rukun satu sama lain.

Para pemimpin atau mereka dituakan secara rohani dalam jemaat harus berani untuk menegur mereka yang hidup dengan tidak tertib dalam hidup berjemaat. Menegur dengan kasih mereka yang hidup bermalas-malasan dan tidak bertanggungjawab untuk menjaga kehidupan keluarganya, memberi semangat kepada mereka yang tawar hati dan mendorong jemaat untuk bertumbuh dalam iman dan mengambil tanggungjawab dalam kehidupan berjemaat.  

Kita sebagai jemaat harus percaya bahwa karunia Tuhan ada di dalam jemaat ini, Dia memimpin jemaat ini dari awal, sekarang sampai apa yang Dia janjikan tergenapi sempurna.  Mari kita bersama-sama mengalami karunia Allah yang melimpah dengan penuh sukacita, berdoa senantiasa dan penuh ucapan syukur. Kita akan mengalami kelimpahan karunia dalam jemaat ini kalau kita senantiasa memegang yang baik yang berasal dari Tuhan, kita menyingkirkan kepahitan menyingkirkan kuasa kedagingan yang egois dan penuh kesombongan.  Pemimpin dan jemaat bergandengan tangan melayani Tuhan dengan roh yang menyala-nyala, tidak ada yang memadamkan Roh dan mendukakan Roh Kudus.  Kita percaya ketika ketertiban, dan Roh Tuhan senantiasa menyala dalam jemaat ini maka karuniaNya akan melimpahi segenap hidup kita.  Kebangunan Rohani pasti terjadi, TUAIAN besar akan kita alami bersama-sama.

 

 

 

 

 

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Masukan code CAPTCHA

Facebook
Google+
https://sinodegkkd.org/2018/04/23/kasih-karunia-yang-melimpah">
Twitter
YouTube
Pinterest
LinkedIn
Instagram
SHARE