healthy and happy living

Renungan Minggu Ke-3_Maret 2018

HIDUP SEHAT & BAHAGIA

Ayat hafalan : Ulangan 28:12

“Tuhan akan membuka bagimu Perbendaharaan-Nya yang melimpah, yakni langit, untuk memberi hujan bagi tanahmu pada masanya dan memberkati segala pekerjaanmu, sehingga engkau memberikan pinjaman kepada banyak bangsa, tetapi engkau sendiri tidak meminta pinjaman.”

 

Senin – Hidup Sejahtera Seutuhnya  (I Tes 5:23)

Semoga Allah damai sejahtera menguduskan kamu seluruhnya dan semoga roh, jiwa dan tubuhmu terpelihara sempurna dengan tak bercacat pada kedatangan Yesus Kristus, Tuhan kita. (I Tes 5:23)

Siapakah yang ingin mengalami hidup yang bahagia? Siapakah yang ingin mengalami hidup sehat? Tentu jawabannya adalah semua orang ingin mengalaminya. Karena semua orang mengerti bahwa sangat pentingnya hidup sehat dan bahagia. Namun tidak banyak orang dapat mencapainya. Kualitas hidup seperti itu sepertinya sulit dicapai , apalagi ketika melihat situasi dan kondisi masa kini. Kegoncangan dalam berbagai aspek telah terjadi. Mungkin salah satunya aspek ekonomi.

Tetapi jikalau kita terbuka kepada firman Tuhan yang tertulis di atas, sesungguhnya Tuhan Yesus menginginkan lewat kuasa Allah semua manusia di bumi dipisahkan atau dikuduskan ke dalam satu komunitas Sorga di bumi dengan kualitas roh,  jiwa dan tubuh yang terpelihara sempurna dengan tak bercacat pada saat Yesus datang ke dua kali ke bumi. Tuhan Yesus saja sangat perduli kepada Anda dan semua orang di bumi. Di hati Tuhan adalah bagaimana agar semua manusia mengalami kehidupan bahadia dari dalam roh yang keluar ke jiwa dan akhirnya mendapatkan gaya hidup yang sehat. Bagaimana mungkin kita sebagai manusia tidak menginginkannya?

Oleh sebab itu, mari hari ini agar impian hidup bahagia dan sehat dalam diri Anda dan keluarga dapat tercapai, milikilah pola pikir Tuhan terlebih dahulu dan hidupi dengan komitmen penuh bahwa Anda harus hidup dalam firman, selaraskan cara memelihara jiwa dan tubuh menurut prinsip-prinsip kebenaran dan setialah sampai akhir.

 

Selasa – Resep Kekal Untuk Sukses (Ulangan 28:12-15)

Jemaat sedang difokuskan untuk belajar menjalani hidup yang melimpah dengan tuaian. Siapakah yang ingin mengalami kelimpahan? Tentu kita semua sangat ingin meraihnya setia saat. Tapi tahukah Anda, bahwa Tuhan kita Yesus seorang pendidik yang ulung? Dia punya resep sangat unggul untuk kita supaya setiap saat kita kelimpahan berkat rohani dan jasmani.

Dunia mengajarkan konsep “Jika Anda mampu , maka Anda bisa meraih apa saja dalam hidupmu!” Tetapi konsep Kerajaan Allah mengajarkan , “Jika Anda tidak mampu, maka Dia sangat mampu menolong Anda meraih sukses”.

Karena sekalipun Ia telah disalibkan oleh karena kelemahan, namun Ia hidup karena kuasa Allah. Memang kami adalah lemah di dalam Dia, tetapi kami akan hidup bersama-sama dengan Dia untuk kamu karena kuasa Allah. (2 Kor 13:4)

Kunci utama dan satu-satunya untuk buka pintu sukses dan meraihnya adalah Kuasa Allah. Hanya dengan kuasa Allah, maka semua atribut diri Anda, gelar pendidikan, jabatan, tabungan uang dan asset bisnis Anda, rumah dan lain, lain, akan menjadi berarti dalam mendukung pengejaran dan pencapaian impian Anda yang daripada Tuhan. Jangan berpikir terbalik yakni seolah-olah hidup bahagia dan sukses yang Anda raih atau akan Anda kejar karena Anda mampu secara kasat mata, kerena kekayaan dan keahlian Anda punya tenggang waktu (expired date), tetapi kuasa Allah tidak memiliki batas atau tenggang waktu.

Ingin raih hidup berkelimpahan? Gunakan kuasa Tuhan yakni Kuasa Firman Tuhan, supaya hidup Anda terbebas dari kelimpahan yang semu atau palsu.

 

Rabu – Bahagia Memberi (Markus 14:3-9)

Ia telah melakukan apa yang dapat dilakukannya. Tubuh-Ku telah diminyakinya sebagai persiapan untuk penguburan-Ku. Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya di mana saja Injil diberitakan di seluruh dunia, apa yang dilakukannya ini akan disebut juga untuk mengingat dia.” (Markus 14:8-9)

Yuk  kita merenung sejenak. Apakah dalam hidup Anda yang membuat Anda sangat berbahagia? Silahkan sebutkan sebanyak yang Anda mampu. Penulis tidak dapat mengenal isi hati Anda. Tetapi baiklah kita simak cerita hati mulia seorang perempuan yang tidak kaya tetapi meminyaki Yesus dengan minyak berkualitas tinggi dan harganya sangat mahal pada jaman itu. Perempuan ini membuat keputusan yang sangat tepat yakni meminyaki Yesus , yang akan mengalami saat kematian menuju salib penebusan dosa manusia. Ketika seseorang tahu untuk apa dia memiliki kekayaan dan ditujukan kemana kekayaan tersebut, serta bagaimana dia mengambil tindakan yang tepat, maka dia akan sangat berbahagia untuk memberi.

Memberi dengan ucapan syukur, adalah memberikan dengan tulus hati dan jelas tujuannya dengan menggunakan apa yang Anda di tanganmu. Bahagia bukan saja diraih makakala kita memperoleh sejumlah kekayaan atau jabatan baru atau prestasi studi. Itu bagian dari keutuhan kebahagiaan di dalam kebenaran. Kita harus juga belajar memberi , “… Adalah lebih berbahagia memberi daripada menerima.” (Kis 20:35).

Bahagiakah Anda ketika Anda memberikan harta terbaik Anda kepada Tuhan dengan menolong orang-orang yang miskin atau orang yang lain yang membutuhkan pertolongan Anda?

 

Kamis – Bahagiakanlah orang-orang yang Anda Kasihi (Kisah Para Rasul 4:33-35)

Salah satu prinsip kebenaran Alkitab adalah: “Berilah maka kamu akan diberi”. Prinsip ini kira-kira diterjemahkan seperti berikut: “Utamakanlah orang lain, maka Anda akan memperoleh bagian Anda”. Jika Anda ingin mengalami bahagia, berilah maka Anda akan menerima bagian Anda. Inilah yang disebut Hukum kasih, karena kasih adalah memberi.

Perhatikan satu gaya hidup jemaat yang bahagia dalam memberi,

Sebab tidak ada seorangpun yang berkekurangan di antara mereka; karena semua orang yang mempunyai tanah atau rumah, menjual kepunyaannya itu, dan hasil penjualan itu mereka bawa dan mereka letakkan di depan kaki rasul-rasul; lalu dibagi-bagikan kepada setiap orang sesuai dengan keperluannya. (Kis 4:34-35).

Sesungguhnya tidak ada orang miskin dan berkekurangan, jikalau semua orang Kristen memenuhi hukum Kristus, yakni saling memberi, maka kemiskinan dan kekurangan akan terselesaikan dengan baik.

Dan ketika aku dalam kekurangan di tengah-tengah kamu, aku tidak menyusahkan seorangpun, sebab apa yang kurang padaku, dicukupkan oleh saudara-saudara yang datang dari Makedonia. Dalam segala hal aku menjaga diriku, supaya jangan menjadi beban bagi kamu, dan aku akan tetap berbuat demikian. (2 Kor 11:9)

Bahagiakanlah orang-orang yang Anda kasihi, maka Anda akan mengalami kebahagiaan.

 

Jumat – Yuk.. Naik Level (Ulangan 28:13-14)

Selamat pagi semua.

Orang Kristen, adalah orang yang memiliki benih Kristus. Benih Kristus adalah benih sangat unggul dan produktif. Artinya seharusnya hidup kita selalu bisa berbuah atau berprestasi sesuai dengan kapasitas tanggung jawab kita masing-masing. Salah satu khasiat benih Kristus adalah menetapkan setiap orang Kristen untuk selalu mengalami kemajuan rohani yang progresif. Progresif artinya kemajuan yang bermakna yang terus meningkat dan tidak mengalami penurunan. Takdir orang Kristen adalah menjadi kepala, yakni menjadi pemimpin, menjadi yang terdepan untuk memimpin orang dunia kepada Kristus, memimpin saudara-saudara seiman untuk mengalami kedewasaan penuh dalam Kristus. Semua kita pasti akan mengalami kenaikan level kedewasaan rohani sejauh kita tetap berfokus pada Tuhan dan perintah-perintahnya.

Yang menjadi penghalang Anda bahagia adalah munculnya allah lain dalam pelayanan rohani, karir atau studi Anda. Ketika bangsa Israel telah memperoleh apa yang Bapa janjikan, yakni tanah Kanaan yang berlimpah dengan susu dan madunya, serta petak-petak tanah untuk 12 suku Israel, mereka lupa diri dan terbuai dengan semuanya itu. Akibatnya mereka terjebak dengan kondisi nyaman (zona nyaman) yang membawa mereka pada praktik penyembahan kepada tuhan lain (Jangan ada padamu allah lain di hadapan-Ku- Kel.20:3).

 

Jangan takluk pada kenyamanan posisi atau jabatan Anda saat ini. Luangkan hati selebar-selebarnya kepada Tuhan dan lakukan ketaatan pada perintah Tuhan dalam segala waktu dan tempat, ketika Anda meraih satu prestasi marilah selalu berespon benar dan dewasa bahwa perjalanan hidup Kekristenan Anda masih panjang dan Tuhan mau membawa Anda naik ke level rohani berikutnya.

 

Sabtu – Kelimpahan dari Kedisplinan (Ulangan 6:1-6)

Ada satu ayat di Alkitab yang kembali mengingatkan kita tentang setia dalam tanggung jawab,

Karena setiap orang yang mempunyai, kepadanya akan diberi, sehingga ia berkelimpahan. Tetapi siapa yang tidak mempunyai, apapun juga yang ada padanya akan diambil dari padanya. (Mat 25:29)

Apa yang ada pada manusia adalah kapasitas yakni ukuran tanggung jawab. Seberapa besar tanggung jawab kita , demikianlah kita harus hidup. Jika kita tidak bertanggung jawab dengan kepercayaan yang diberikan Tuhan lewat orang lain, apakah orangtua, pemimpin rohani atau atasan di karir Anda, maka kesempatan untuk bertanggung jawab itu akan diambil dari pada kita dan tentu kita dapat dianggap tidak berguna.

Solusi dari fenomena di atas adalah Disiplin. Arti disiplin adalah melakukan apa yang harus dilakukan, bukan melakukan apa yang mau dilakukan. Kata “harus” artinya tanggung jawab kita, kewajiban kita, sedangkan kata “mau” adalah keinginan kita yang bisa jadi baik bisa juga tidak baik jikalau tidak dikerjakan dengan ukuran tanggung jawab yang tepat. Jangan berharap menjadi penguasa jikalau tidak setia terlebih dahulu sebagai hamba. Disiplinlah dalam mengasihi Tuhan Allahmu,

Kasihilah TUHAN, Allahmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap kekuatanmu. (Ul 6:5)

Maka kasih Tuhan pasti menuntun Anda untuk terus mengalami kelimpahan. Ketika kasih Tuhan penuh atas hidup kita, maka disitulah kita layak disebut sebagai orang-orang yang taat melakukan perintah-perintah dan ketetapan Tuhan.

 

Minggu – Bahagia dan sehat dengan Sendirinya (Mazmur 1:1-3; Mark 4;26-27)

Benih padi akan menghasilkan beras, benih jagung akan menghasilkan bongkol jagung, dan benih Kristus akan menghasilkan pengikut Kristus yang berhasil (Yoh 15:8).

Untuk menjadi bahagia dan sehat, tidak perlu kita bersiasat melampaui cara Tuhan membuat kita bahagia dan sehat secara jiwani dan jasmani, karena benih Kristus yang dimiliki setiap percaya bekerja secara otomatis atau terjadi proses perkembangan sampai menghasilkan buah-buah rohani yang siap dituai siap dinikmati oleh banyak orang, karena ada kuasa Allah yang bekerja di dalam proses itu. Kepintaran nalar manusia tidak boleh melampaui pola pikir dan pola kerja Tuhan karena seringkali hal demikian menjadi penghambat pertumbuhan hidup kita. Pakailah prinsip-prinsip membangun hidup yang sehat secara jiwa dan jasmani, dan jangan mencampur adukkannya dengan prinsip-prinsip sukses dunia yakni “sukses ala Babel”.

Mari nikmati pergerakan Roh Tuhan lewat perenungan dan ketaatan pada firmanNya setiap waktu, maka buah-buah kekal dalam rumah tangga, karir dan studi kita tercapai dengan penuh sukacita.

 

 

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Masukan code CAPTCHA

Facebook
Google+
https://sinodegkkd.org/2018/04/24/healthy-and-happy-living">
Twitter
YouTube
Pinterest
LinkedIn
Instagram
SHARE