SEMARAK RUMAH KEMULIAANNYA

Renungan Minggu – I, JUNI 2018

SEMARAK RUMAH KEMULIAANNYA

Ayat Hafalan Yesaya 60:7

Segala kambing domba Kedar akan berhimpun kepadamu, domba-domba jantan Nebayot akan tersedia untuk ibadahmu; semuanya akan dipersembahkan di atas mezbah-Ku sebagai korban yang berkenan kepada-Ku, dan Aku akan menyemarakkan rumah keagungan-Ku.

 

SENIN:  SEMARAK RUMAH KEMULIAANYA

Yesaya 60:1-7

Perikop ini merupakan nubuatan yang akan tergenapi di akhir zaman ini, kita tahu bahwa kita adalah generasi yang hidup di akhir dari akhir zaman.  Adalah satu kehormatan apabila kita hidup di zaman, dimana Tuhan akan membawa kaum kedar dan nebayot berhimpun dengan gerejaNya, ada pemulihan yang luar biasa, ada kebangunan rohani besar-besaran yang menyemarakkan rumah keagungan Tuhan.  Ada suka cita yang luar biasa, karena janji tuhan digenapi.

Tuhan menyiapkan GerejaNya dan agar umatNya memberikan respon yang benar terhadap janjiNya. Gereja harus  bangkit, umatNya harus dipulihkan, saya dan suadara harus mengalami pemulihan dari Tuhan.  Tuhan sedang menyiapkan komunitas yang siap dipakai untuk menjadi alatNya di akhir zaman ini.  Tuhan memberikan otoritas bagi GerejaNya, yang akan memberitakan kabar baik, kabar pemulihan yaitu Injil keselamatan bagi bangsa-bangsa,  Tuhan akan melawat “kaum kedar dan nebayot” dan mereka  akan menyenangkan hatiNya dan menyemarakkan rumah Tuhan.  Sekali lagi ini adalah satu kehormatan bagi kita, Tuhan memberikan kesempatan kepada umatNya untuk terlibat bagi bangsa-bangsa. 

Percayalah kita ditetapkan Yesus, untuk melakukan perkara yang besar, perkara yang agung dan  mulia, mengubah bangsa-bangsa bagi kemuliaanNya.  Apapun halangan dari iblis, penebusan Tuhan akan bangsa Indonesia akan tergenapi.  Suku-suku yang ada di pulau-pulau negeri ini akan datang menyembah Tuhan, menyemarakkan rumah keangungan Tuhan.

 

SELASA: PEMULIHAN SEGALA SESUATU

Kis:3:21; Yes 2:2-3

Ketika kemuliaan atau semarak Tuhan dinyatakan ada kekaguman, kekudusan, kedahsyatan. hormat dan damai sejahtera.  Ketika kemuliaanNya dinyatakan maka umatNya hidup dalam segala kelimpahanNya. Firman Tuhan berkata dalam Kis 3:21, bahwa sebelum kedatangan Tuhan Yesus yang kedua, Tuhan akan memulihkan segala sesuatu terlebih dahulu.  Segala sesuatu harus dipulihkan, tua muda, semua komunitas pasti Tuhan pulihkan, Indonesia akan dipulihkan. Pemulihan segala sesuatu terus bergerak ke satu arah yang jelas, yaitu pemulihan RUMAH TUHAN. Rumah Tuhan adalah komunitas yang menjadi tempat kediaman Tuhan (Yes 2:2-3).  Kita sebagai gereja di akhir zaman harus menyadari ke mana Tuhan hendak bergerak, apa yang Tuhan inginkan di zaman kita ini.  Kita harus  bergerak bersama-sama seiring dengan arah gerakan Tuhan. Tuhan mau pulihkan gereja dan akan dipenuhi dengan semarakNya.

Pemulihan berarti mengembalikan keposisi semula dengan memperbaharui atau mengembalikan sesuatu yang sudah diambil atau hilang.  Kita akan dikembalikan segambar dan serupa dengan DIA.  Kita akan dibentuk kembali  kedalam kesatuan, keselarasan dan keutuhan dengan Tuhan pada awal mulanya, sewaktu segala sesuatu diciptakanNya.

Tuhan mau menemukan gerejanya yang kudus, cemerlang dan tanpa cacat di akhir zaman ini. Pastikan bahwa hidupmu ada di dalamnya dan alami kedasyatan dan kuasa yang dinyatakan melalui gerejaNya.

Kita adalah rumahNya di bumi ini,  kita tidak boleh berpangku tangan atau sebagai penonton, kita harus bergerak dan maju untuk pemulihan rumah Tuhan.  Percayalah ketika kita ambil bagian maka mujizatNya akan terjadi dalam hidup kita.

 

RABU: BAIT TUHAN

Hagai 2:16-20

Tuhan punya rencana besar yaitu untuk membangun rumahNya yaitu Gereja dimuka bumi ini.  Dari perikop di atas Tuhan mau agar  kita memperhatikan pembangunan gerejaNya. Pembangunan yang dimaksud bukan hanya menyangkut pembangunan fisik gedung gereja tetapi terutama pada pembangunan kerohanian umatNya “pemulihan baitNya”.  Hagai seorang nabi Tuhan mendapat tugas khusus untuk menyampaikan isi hati Tuhan pada umatNya, yaitu mengajak atau memotivasi umat untuk membangun bait Tuhan yang masih reruntuhan, karena sikap umat yang mengabaikan pembangunan baitNya, membuat Tuhan menghukum mereka dengan hama, penyakit gandum serta hujan batu. Hal ini manghancurkan panenan mereka, sehingga mereka hanya memperoleh sedikit sekali. Umat Tuhan tidak peduli dengan pembangunan GerejaNya tidak akan mengalami berkatNya.

Kita harus melatih diri untuk terlibat dalam pembangunan gerejaNya di muka bumi ini, yaitu membangun hidup yang mengutamakan Tuhan, melakukan yang terutama dalam hidup kita, termasuk terlibat dalam pembangunan fisik gereja tempat kita beribadah. Tuhan akan memberkati orang yang terlibat dalam pembangunan ini, karena ini adalah hatinya Tuhan..

Percayalah, ketika pembangunan baitNya menjadi yang utama dalam hidup kita, maka berkatNya akan dinyatakan bagi kita seperti janjiNya: “Aku akan memberi berkat”.  Ketika kita melakukan perintah Tuhan maka kita akan mengalami berkatNya. Haleluya.

 

KAMIS: SEMARAK DIHADAPNNYA

Mazmur 96:1-6

Penulis Mazmur mengingatkan kita bahwa  manusia itu lemah dan hidupnyapun begitu singkat  Disisi yang lain dia melihat Tuhan yang penuh dengan kebaikan.  Sehingga ada satu kerinduan yang dalam untuk mengalami kebaikan dan keagungan Tuhan dalam hidupnya, menggantikan semua kelemahannya sebagai manusia.  Dia ingin mengalami kebaikanNya, sampai dikatakan  pujilah namNya, kabarkan keselamatan dari padaNya dari hari kehari, sebab Dia maha besar dahsyat yang menjadikan langit.  Seperti dikatakan dalam ay.6 “Keagungan dan semarak  ada di hadapan-Nya, kekuatan dan kehormatan   ada di tempat kudus-Nya”.

Kita juga mengalami hal yang sama dengan pemazmur, kita merindukan kebaikan Tuhan mengenyangkan kita setiap hari, seumur hidup kita, kita rindu mengalami kasih sayang atau kemurahan-Nya.  Mari hari ini kita datang dihadapanNya, tinggal tenang di baitNya, maka kita akan mengalami keagungan dan semarak, kita akan mendapatkan kekuatan yang baru.

 Hari ini, alamilah kekuatan yang baru, keagungan dan semarak dalam hidupmu dengan tinggal dihadiratNya. Engkau akan mengalami berkat yang luar biasa, lebih dari yang lalu. Tuhan memberkati.

 

JUMAT: SEMARAK KERAJAANNYA

Mazmur 145:8-13

Kembali kita melihat begitu besarnya kebaikan Tuhan dan perbendaharaan kebaikan-Nya buat kita,  ini tidak akan pernah habis, bahkan, tidak akan pernah berkurang, sebab Ia akan tetap kaya dalam memberikan kasih setia sama seperti sebelum-sebelumnya.  Ay.8 “Tuhan itu pengasih dan penyayang, panjang sabar dan besar kasih setiaNya”. Agar kita tetap dalam sukacita dan semarak dihadapanNya, apapun yang kita alami kita harus senantiasa mengingat kebaikan-Nya. KebaikanNya akan membuat hidup kita senantiasa bersukacita dan penuh pujian kepaNya.

 Kita hidup dalam kerajaan-Nya, yang penuh dengan kemuliaan dan keperkasaan.  KuasaNya tidak terbatas, Ia dapat berbuat apa saja dan melakukan segala sesuatu yang diinginkanNya. Biarlah kita sebagai gerejaNya memberitahukan keperkasaan-Nya dan kemuliaan semarak kerajaanNya  seperti dalam ay 12 dikatakan “untuk memberitahukan keperkasaanMu kepada anak-anak manusia dan kemuliaan SEMARAK kerajaan-Mu”.

Tuhan mau agar  kita menyerahkan diri sebagai hamba-hamba-Nya yang taat untuk dibentuk dalam rencanaNya yang besar, membangun gerejaNya, yang siap menjadi kemuliaan semarak kerajaanNya.

 

SABTU: TUHAN ADA DI TENGAH KITA 

Zefanya 3:14-18.

Kita membaca janji yang luar biasa bagi kita gerejaNya, orang-orang percaya kepada Tuhan, dikatakan bahwa Tuhan  ada di antara kita, Tuhan ada di tengah kita,  sebagai pahlawan yang memberi kemanangan. la bergirang karena kita dengan sukacita, la membaharui  dalam kasih-Nya, Ia bersorak-sorai karena kita.  Coba bayangkan bahwa Raja di atas segala raja ada diantara kita, seorang pembesar bergirang atas kita.  Ini adalah satu penghormatan yang luar biasa bagi gerejaNya.  Lihatlah Tuhan bergirang atas kamu di hari ini. Bukankah ini membuat engkau bangga dan bersukacita? 

Kita pasti pernah mengalami pergumulan dan permasalahan. Coba ingat bagaimana perasaanmu ketika bebas dari masalah.  Pasti ada ucapan nyukur dan kelegaan yang besar.  Misalnya mengalami kesembuhan dari sakit penyakit, terhindar dari kecelakaan.  Pasti ada ucapan syukur dan sorak-sorai

Tuhan  akan mengangkat malapetaka dari padamu, sehingga oleh karenanya engkau tidak lagi menanggung cela.  Tuhan mengajak umat Israel untuk bersorak-sorai, bertempik-sorak, bersukacita dan beria-ria dengan segenap hati karena kehadiran Tuhan yang telah menjadi pahlawan memberi keselamatan.   Tuhan telah menyingkirkan hukuman yang jatuh atasmu, telah membasmi binasa musuhmu.  Tuhan, ada di antara kita,  kita tidak perlu takut kepada malapetaka lagi.  Kehadiran Tuhan yang ada di antara kita dalam berbagai aktifitas yang kita lakukan, membuat kita tidak takut tapi penuh dengan kedamaian dan sorak sorai.  Nikmatilah semarak karena Tuhan tersedia bagimu di hari ini. TUHAN ADA DITENGAH KITA.

MINGGU: HARI TUHAN

Maleakhi 4:1-6

Dalam perikop ini dijelaskan, bahwa pada hari Tuhan, orang yang tidak beriman kepada Tuhan  yang disebut sebagai orang gegabah dan orang fasik akan menyombongkan diri,  merasa bisa hidup tanpa Tuhan dan merasa dirinya cukup baik, cukup agamawi dan bisa masuk surga dengan kekuatannya sendiri.  Misalnya dengan berkata: ‘Saya tidak perlu percaya Yesus ataupun ke gereja, yang penting saya tidak menjahati orang atau yang penting saya berbuat baik. Orang yang tidak beriman disebut sebagai pembuat kejahatan di mata Tuhan, karena mereka memang tidak bisa berbuat baik, dan semua yang mereka lakukan dianggap jahat oleh Tuhan. Mereka akan mengalami hukuman dari Tuhan.

Sebaliknya orang-orang yang beriman yaitu mereka yang  takut akan nama Tuhan,  mereka hormat kepada Tuhan, mereka takut berbuat dosa, mereka cinta dan tunduk pada Firman Tuhan. Bagi mereka akan terbit surya kebenaran dengan kesembuhan pada sayapnya.  Hal ini  menunjuk kepada Kristus sendiri yang akan memberikan kesembuhan dari penyakit, membebaskan dari kesukaran serta memberikan damai sejahtera, mereka akan akan keluar dan berjingkrak-jingkrak seperti anak lembu lepas kandang.  Hal ini adalah gambaran kesukaan yang besar dengan penuh semarak karena Tuhan.  Gereja akan mengalami pemulihan ketika Tuhan membebaskan. Ada suka cita yang besar, ada sorak sorai yang luar biasa karena Tuhan.

Sekarang, bisa saja orang beriman kelihatan kalah dan menderita, tetapi pada hari Tuhan, akan tiba saatnya, orang benar akan mengalami kemenangan karena Tuhan.  Percayalah akan ada semarak di rumah Tuhan, ketika umatNya dipulihkan, dibebaskan dari penderiataan, akan ada sukacita yang besar, mereka akan berjingkrak, melompat karena kehadiran Tuhan di tengah umatNya. Salam penuh semarak dirumah Tuhan. Haleluya. 

Penulis : Pdt.  Ir. Mangatas Simanjuntak

 

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Masukan code CAPTCHA

Facebook
Google+
https://sinodegkkd.org/2018/06/04/semarak-rumah-kemuliaannya">
Twitter
YouTube
Pinterest
LinkedIn
Instagram
SHARE