Meruntuhkan Benteng – Benteng

MERUNTUHKAN BENTENG-BENTENG

Ayat hafalan : Amsal 21:22

Senin – Meruntuhkan Benteng-benteng (Amsal 21:22)
Didunia ini ada 4 macam orang, yaitu orang yang bebal, bodoh, pintar dan bijak.
Alkitab katakan orang bijak akan mendapatkan kehidupan,kebenaran dan kehormatan serta mereka mengalahkan para pahlawan di dunia ini.

Mereka mengalami itu karena senantiasa punya keinginan untuk mengejar kebenaran dan kasih. Mereka mengalami itu karena senantiasa merubuhkan benteng-benteng atau kubu-kubu yang salah yang menguasai pola pikir dan sikap yang berasal dari dunia.
Ketika umatNya memiliki hati yang benar seperti kehendakNya dan mengizinkan Firman Tuhan mengubah pola pikirnya maka dia sedang mengijinkan Tuhan bekerja dalam kuasaNya yang tidak terbatas.

Saudaraku jaga hatimu dengan segala kewaspadaan dan perbarharui terus hidupmu oleh FirmanNya dan alami kemuliaanNya.

Selasa – Meruntuhkan Pemikiran yang Salah (Roma 12:2)
Janganlah kamu menjadi serupa dengan dunia ini, tetapi berubahlah oleh pembaharuan budimu, sehingga kamu dapat membedakan manakah kehendak Allah: apa yang baik, yang berkenan kepada Allah dan yang sempurna. (Roma 12:2)
Indikasi mendasar tentang perbedaan orang yang yang duniawi dengan orang yang rohani (Kristen) adalah siapa dan apa yang menguasai pola pikirnya. Karena seseorang akan menjadi seseorang atau sesuatu bergantung pada pola pemikirannya. Pola adalah sistema atau cara kerja. Pola pemikiran adalah cara kerja otak yang sudah menjadi kebiasaan. Pola pemikiran bahkan bisa menjadi cara berpikir yang sudah pasti bagi seseorang. Jikalah pola pemikirannya rohani, maka jadilah dia manusia rohani, tetapi jika pola pemikirannya duniawi maka jadilah dia seorang yang duniawi. Misal, jika seseorang berkata bahwa Orang sukses adalah orang yang selalu berkelimpahan dengan kekayaan dan jabatan. Maka konsep ini akan menjadikan seseorang duniawi, karena ada pola pemikiran rohani yang mengatakan bahwa orang sukses adalah orang yang melakukan kehendak Tuhan sampai akhir hidupnya (Yos 1:8).
Untuk menjadi seorang Kristen, maka yang harus dipastikan kebenaran konsep hidup kita di pikiran bawah sadar. Pikiran bawah sadar mengendalikan 88% perilaku manusia, dimana di dalamny ada iman, kebiasaan, nilai-nilai hidup, pengharapan, respon, motivasi dan persepsi. Jikalau ada konsep hidup yang tidaak rohani berdasarkan kebenaran Firman Tuhan.
Maka dari itu runtuhkanlah dengan meninggalkannya dan menerima dengan sepenuh hati kebenaran Firman Tuhan, sehingga dengan demikian Anda akan sangat mampu membedakan mankah kehendak allah, apa yang baik, yang berkenan kepada Allah dan yang sempurna.

Rabu – BERPIKIRLAH BAHWA ANDA MILIK KRISTUS (2 Kor 10:5; 2 Kor 10:7)
Tengoklah yang nyata di depan mata kamu! Kalau ada seorang benar-benar yakin, bahwa ia adalah milik Kristus, hendaklah ia berpikir di dalam hatinya, bahwa kami juga adalah milik Kristus sama seperti dia. (2 KOR 10:7)
Kekristenan adalah integrasi (penyatuan) semua bidang kehidupan oleh Yesus Kristus yang telah mati dan bangkit dari kematian dan menjadikannya sebagai pusat kehidupan itu sendiri. Cara praktis mengalami Kristus sebagai pusat kehidupan adalah berpikirlah bahwa Anda milik Kristus, dan tidak ada pribadi atau kekuatan lain yang memiliki Anda! Setelah Anda mengakui Yesus Kristus sebagai Tuhan, maka, konsekuensi hukum rohani- suka atau tidak suka, nyaman atau tidak nyaman- maka jadikanlah Yesus Kristus sebagai pusat pikiran ,perasaan, kehendak dan perilaku Anda. Pengakuan Kristus sebagai milik Anda satu-satunya dan sebagai jaminan, adalah kunci peperangan mengalahkan benteng-genteng musuh dalam pikiran yang berlangsung setiap saat. Semua bentuk ketidakberdayaan dalam karir, studi, ekonomi dan pelayanan rohani akan menyingkir dengan sendirinya, karena di dalam Kristus ada jaminan kemenangan.
Dan Roh Kudus itu adalah jaminan bagian kita sampai kita memperoleh seluruhnya, yaitu penebusan yang menjadikan kita milik Allah, untuk memuji kemuliaan-Nya. (Efesus 1:14)
Mari, aturlah dan kuncilah pikiran Anda- yang isinya adalah Kristus sebagai pemilik hidup Anda satu-satunya- maka Anda pasti menjadi pemenang pertempuran Anda!

Kamis – Hati yang Lembut (Matius 5:5)
Blessed are the meek, For they shall inherit the earth (Matthew 5:5)

Adalah satu kebahagiaan menurut Tuhan, jikalau kita memiliki hati yang lembut. Hati yang lembut dari bahasa Inggris “the meek” yang artinya lemah lembut, dengan kata sifat “meekly” artinya penurut atau tanpa perlawanan atau patuh (jinak). Dengan kata lain orang yang memiliki sifat lemah lembut adalah orang yang selalu siap belajar, dan menjadi manusia yang selalu belajar. Tidak ada tanah liat yang keras yang akan dipakai seorang pembuat kendi air, tetapi tanah liat yang lembut dan mudah dibentuk adalah menjadi incaran para pembuat kendi air.
Kemauan belajar untuk selalu menjadi lebih baik dari hari yang lalu adalah ciri orang Kristen yang lemah lembut. Tidak melakukan kesalahan yang sama di masa depan dan membuat terobosan yang belum ada dalam hidup, menjadi contoh yang baik bahwa kita sudah lembut.

Tuhan selalu mencari orang yang hatinya lembut, taat mutlak atau tanpa perlawanan terhadap setiap ketetapan dan perintah Tuhan. Karena Tuhan akan mewarisi negeri atau wilayah pengaruh rohani kepada mereka. Tidak ada promosi tanpa ada hati yang lebut dan penurut kepada Tuhan. Jadilah tanah liat bagi penjunan hidup anda.

Jumat – Jangan seperti “Dinosaurus yang punah” (Mat 11:29)
Ratusan ribu silam, sejumlah besar dinosaurus masih mendiami bumi ini. Namun dalam satu kurun waktu tertentu yang relatif singkat, hewan raksasa ini punah. Para ilmuwan kurang memahami secara jelas, tapi pada prinsipnya karena dinosaurus tidak mampu beradaptasi terhadap perubahan. Dan mereka mengalami kepunahan.
Seorang filsuf Jerman berkata : “Kita harus senantiasa berubah , memperbaharui, meremajakan diri sendiri. Kalau tidak kita akan mengeras”.

Tangan Tuhan selalu menuntun kita kepada Tujuan Tuhan bagi orang-orang yang dikasihiNya. Sekalipun dunia mengalami perubahan peradaban, tetapi Tuhan tidak pernah membiarkan anak-anakNya ditelan oleh perubahan zaman yang semakin buruk. Berbeda dengan dinosaurus, kepunahannya karena ketidakberdayaan menghadapi perubahan zaman. Anak-anak Tuhan seharusnya tidak perlu mengalami penyurutan kerohanian atau bahkan kematian rohani karena tantangan zaman karena Tuhan ada bersama kita.

Kuncinya sekali lagi adalah hati yang lembut untuk didik Tuhan untuk menjadi seorang yang mampu bertahan dan melawan tangan zaman yang mengalihkan tujuan hidup kita kepada Tuhan.
Teruslah menghidupi kebenaran Firman Tuhan sehingga menjadi kebiasaan hidup yang patut diandalkan agar Anda senantiasa mengalami keberhasilan di semua bidang kehidupan Anda.

Sabtu HATI YANG TAAT KEPADA TUHAN (1 Raja-raja 17:8-22)
Setelah kita belajar tentang Hati yang lemah lembut, maka akan mudah bagi kita untuk menjadi taat kepada kebenaran Firman Tuhan. Hati yang lemah lembut adalah hati yang cepat taat kepada Tuhan. Nabi Elia adalah seorang yang sederhana hidupnya, namun ketaatannya yang penuh kepada perintah Tuhan, menjadikan dirinya seorang yang selalu optimis terhadap kehidupannya. Satu-satunya sumber pengharapan hidupnya secara rohani, jiwani dan jasmani adalah kebergantungannya kepada Firman Tuhan.
Hati yang taat membawa Nabi Elia memiliki kesempatan melayani seorang janda di Sarfan dan anak janda tersebut. Nabi Elia menunjukkan kemahakuasaan Tuhan di saat yang sulit bagi perempuan di Sarfat tersebut untuk mengalami kecukupan akan kebutuhan hidup dan kesembuhan anaknya yang sakit parah. Tidak hanya itu, ketaatan tanpa penawarandari Nabi Elia membuahkan berkat dari Tuhan dengan cara yang unik, yakni mendapatkan makanan bagi Elia di Sarfat.
Sungguh Tuhan bekerja dengan luar biasa dan unik. Tuhan selalu memberkati anak-anakNya yang memiliki hati yang taat. Adalah keuntungan buat kita untuk selalu mentaati Tuhan denga hati yang tulus dan murni.

Minggu- DISIPLIN ROHANI (I Samuel 13:4-14)
Hidup di dalam firman Tuhan adalah satu-satunya pilihan untuk kita bisa mengalami hidup yang sukses. Hidup sukses bukan saja menerima berkat dari Tuhan baik berkat rohani maupun berkat jasmani, tetapi adalah hal yang sangat penting untuk kita juga hidup dalam kedisiplinan rohani. Disiplin rohani berarti melakukan apa yang firman Tuan katakan, bukan apa yang manusia inginkan. Disiplin rohani berarti ketaatan mutlak kepada Tuhan secara akurat.

Saul seorang manusia biasa yang dipilih Tuhan untuk menjadi Raja Israel. Dia melakukan perintah Tuhan yang disampaikan oleh nabi Samuel. Namun di balik keberhasilannya menumpas bangsa Amalek, ternyata Saul memiliki kelemahan di kala rakyatnya memintanya membawa pulang jarahan perang yang berupa hewan-hewan tambun dan barang-barang dari bangsa Amalek yang masih berharga. Saul juga tidak membunuh Agag sebagai Raja bangsa Amalek. Ketidaksabaran dan ketidaktaatan Saul telah berdampak serius pada karir kerajaannya. Akhirnya Tuhan mencabut otoritas sebagai raja dari Saul akibat ketidaksabaran dan ketidaktaatannya pada Firman Tuhan.

Penulis : Pdt. Santoso S. Hutabarat

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Masukan code CAPTCHA

Facebook
Google+
https://sinodegkkd.org/2018/09/03/meruntuhkan-benteng-benteng">
Twitter
YouTube
Pinterest
LinkedIn
Instagram