KETEGUHAN BERSAMA

Renungan Minggu ke- 4, Sept 2018

KETEGUHAN BERSAMA

 

”Hanya, hendaklah hidupmu berpadanan dengan Injil Kristus, supaya, apabila aku datang aku melihat, dan apabila aku tidak datang aku mendengar, bahwa kamu teguh berdiri dalam satu roh, dan sehati sejiwa berjuang untuk iman yang timbul dari Berita Injil“

Filipi 1 : 27

 

SENIN – KETEGUHAN BERSAMA

(Filipi 1 : 27, 2 Tim 3 : 1-9)

Semua tanda-tanda yang ada saat ini menyadarkan umat kita umatNya, bahwa kita sedang hidup di ujung dari akhir zaman. Peperangan rohani akan semakin meningkat, sehingga umatNya menyimpang dari iman sejati, yaitu iman yang bersumber dari berita Injil Kristus Yesus.   Perjuangan umat Tuhan saat ini adalah bagaimana memahami, mempercayai, menghidupi dan membagikan berita injil ke seluruh dunia dan segala bangsa.

Umat Tuhan pasti bisa melewati peperangan ini, jika umatNya selalu bersama memiliki komitmen yang kuat dalam  satu roh, sehati sejiwa dan sepikir berdiri teguh dan berjuang bersama menyelesaikan panggilan ini.

Mari umat Tuhan, singkirkan segala penghalang yang membebani, bangkitkan iman percayamu dan berdiri teguh bersama dalam menghidupi anugerah injil kristus maka kita akan melihat dan mengalami kemenanganNYa yang sejati

(resume khutbah RTM)

 

SELASA  – BERSAMA KITA KUAT

(Ibrani 10 : 23-25

Beberapa tahun yang lalu, para bekas tawanan perang Amerika diwawancarai untuk mengetahui metode paling efektif yang digunakan oleh musuh untuk mematahkan semangat hidup mereka. Pada akhir wawancara, para peneliti mendapati bahwa para tawanan yang harta bendanya dirampas, mengalami penyiksaan justru tidak cepat patah semangat bila dibandingkan dengan mereka yang kesepian dalam sel atau terpisah dari teman-teman mereka.

Penelitian ini memberi kita wawasan tentang mengapa orang-orang Kristen membutuhkan kebersamaan, yakni agar mereka terdorong untuk tetap setia kepada Tuhan. Persekutuan pribadi kita dengan Allah ternyata belum cukup untuk menghasilkan kedewasaan dan ketekunan dalam hal kerohanian. Hubungan di antara jemaat yang sehati dan dipenuhi Roh Kudus sangatlah penting untuk menumbuhkan iman dan memelihara kesetiaan kita kepada sang Juruselamat

Kadang-kadang kita tidak mau terlibat dalam kehidupan bergereja, dengan berpikir bahwa akan lebih mudah jika kita menjalani kehidupan rohani seorang diri. Sesungguhnya orang Kristen yang demikian akan kehilangan manfaat dari ibadahnya.

Ingatlah bahwa dengan hikmat-Nya Allah telah mengumpulkan kita supaya kita kuat dan berkemenangan.

 

RABU  – MENJADI KUAT

(Mazmur 1 :1-3)

Kekuatan seseorang justru akan terlihat saat dirinya mengalami masalah atau tantangan. Orang yang kuat bukan berarti tidak pernah mengalami kegagalan dalam hidupnya, melainkan mereka bangkit saat berada dalam situasi yang buruk ataupun mengalami kegagalan Sang pemenang sejati bukanlah orang yang tak pernah gagal, melainkan ia yang tak pernah berhenti  serta pantang mundur. Seperti halnya Thomas Alva Edison,  adalah orang yang sudah ribuan kali mengalami kegagalan ketika ingin menemukan bola lampu pijar. Namun setelah ribuan kali gagal, ia berhasil menemukannya, karena kegigihan dan keuletannya, ia mampu mengatasi masalah kegagalan.   Begitu pula dalam  hidup ini kita tidak selalu berada dalam situasi yang nyaman  dan menyenangkan.  Ada saatnya kita menemukan kesulitan, Namun apapun yang dihadapi, kita harus tetap kuat dan tidak boleh menjadi lemah dengan permasalahan yang terjadi.  Untuk menjadi kuat di dalam Tuhan kita harus selalu merenungkan Firman Tuhan, Mazmur 1:3 menegaskan ketika kita merenungkan Taurat Tuhan maka kita akan tetap bertahan. Seperti pohon, yang ditanam di tepi air, yang menghasilkan buahnya pada musimnya, dan yang tidak layu daunnya; apa saja yang diperbuatnya berhasil. Firman Tuhan juga merupakan makanan rohani yang dapat memberikan kita kekuatan untuk dapat bertahan, bahkan di dalam Firman itu ada banyak janji Tuhan sehingga kita tidak perlu takut ketika menghadapi masalah. Setiap janjiNya pasti digenapi, karena itu hiduplah selalu di dalam Dia supaya kita dapat bertahan.

 

 KAMIS  – MEREKA BERJALAN MAKIN LAMA MAKIN KUAT

(2 Korintus 3 : 18, Mazmur 84 :8, Amos 3 ; 3 )

Firman Tuhan menegaskan bahwa kehidupan yang normal bagi seorang anak Tuhan adalah suatu kehidupan yang terus bertumbuh, berakar, dan menghasilkan buah. Kehidupan yang terus-menerus bertumbuh dan berubah dari kemuliaan kepada kemuliaan yang semakin besar (2 Korintus 3 ; 18)

Dan firmanNYa berkata dalam Mazmur 84 : 8, Meraka berjalan makin lama makin kuat hendak menghadap Allah di Sion.

Mengapa mereka berjalan makin lama makin kuat?

Kata “mereka” berarti tidak sendirian, tetapi satu komunitas/satu group/atau persekutuan yang hendak menghadap Allah di Sion. Alkitab menjelaskan bahwa orang percaya tidak bisa tinggal sendiri, tetapi harus ada dalam satu komunitas (keluarga, gereja) sebagai tempat pertemuan dengan sesama, terutama dengan Tuhan. Karena kita adalah anak-anak Allah, itu sebabnya secara rohani kita tidak bisa hidup sendiri, kita membutuhkan sesama untuk menolong dan menopang hidup kita, karena pada hakekatnya kita (manusia) bukanlah orang yang kuat.

“Mereka berjalan makin lama makin kuat…” Alkitab menjelaskan bahwa mereka berjalan bersama-sama ke rumah Tuhan. Dan untuk berjalan bersama-sama mereka harus SEHATI.  Amos 3 : 3 Berjalankah dua orang bersama-sama, jika mereka belum berjanji?

Alkitab mengatakan bahwa untuk dapat berjalan bersama-sama kita harus SEPAKAT seorang dengan yang lain! Sama halnya dengan kehidupan rumah tangga/ keluarga; dimana suami dan isteri haruslah sepakat! Dari mana datang kekuatan? Karena mereka saling menguatkan seorang dengan yang lain. Itu sebabnya, agar sepakat, haruslah SEIMAN, tertanam dan bertumbuh di dalam Tuhan dan gereja-Nya.

 

JUMAT  –  The POWER of “SEPAKAT”

(2 Timotius 2 :1 )

Kata “sepakat” berasal dari kata “SYMPHONEO” (Yunani). Sepakat tidak bisa didasari oleh satu orang, tetapi harus beberapa orang dalam komunitas/ persekutuan. Oleh karena itu, sebagai orang percaya, kita bisa maju dan bertumbuh secara rohani jika kita SEPAKAT seorang dengan yang lain, sehati, satu roh, satu visi untuk melayani dan mendukung pekerjaan Tuhan, apapun profesi kita.

Symphoneo = Symphony; itulah sesuatu yang harmonis. Sama seperti musik orchestra, sekalipun nada dan alat musik berbeda tetapi menciptakan suara yang indah karena ada dalam keharmonisan.

Sepakat yang utama haruslah bersifat vertikal, hubungan kita dengan Tuhan, artinya sepakat dengan apa yang Tuhan katakan melalui firman-Nya, dan baru kemudian  kita dapat sepakat secara horisontal yaitu hubungan kita dengan sesama.

2 Timotius 2 : 1 Sebab itu, hai anakku, jadilah kuat oleh kasih karunia dalam Kristus Yesus. Kata “kuat” selalu dihubungkan dengan kasih karunia Tuhan, artinya kita tidak bisa menjadi kuat tanpa pertolongan Tuhan.

Ini saatnya semua kesepakatan kita dalam jemaat harus berlandaskan kebenaran dan firmanNya, tidak ada kekuatan lain yang mampu mengalahkan kuasa kesepakatan yang berasal dari kuasa Injil Tuhan.  Seorang mengalahkan seribu, dua orang (bersepakat) mengalakan sepuluh ribu (berlaksa).  Ada kuasa pelipatgandaan.  Inilah yang Tuhan janjikan dalam tahun TUAIAN!

 

SABTU  – KETEGUHAN HATI

(Yosua 1 : 5-9. Mazmur 16:8)

Kata keteguhan hati selalu berbicara tentang penyertaan Tuhan dan Tuhan akan terlibat dalam seluruh aspek kehidupan kita.   Daud berkata “Aku senantiasa memandang kepada TUHAN; karena Ia berdiri di sebelah kananku, aku tidak goyah.(Mazmur 16:8).

Kata ‘memandang’ sebenarnya berarti “menempatkan.” Atau ada “kesadaran akan Allah” terhadap dirinya

Ketika kita meningkatkan kesadaran kita akan kehadiran Tuhan, perintah yang diberikan Allah kepada kita menjadi lebih mampu kita lakukan dan kita akan melihat kemenangan yang Ia sediakan.    “Allah beserta kita” harus menjadi pedoman untuk semua kehidupan kita. Yosua menerima prinsip kunci utama kemenangan dalam “seruan untuk menjadi kuat dan teguh hati”.   Nasihat ini jelas penting, karena Allah mengulanginya sampai tiga kali dalam beberapa kalimat yang kita baca dalam Yosua 1:5-9.

Kesadaran akan kehadiran Allah dan pemeliharaanNya akan membuat kita tidak tergoyahkan (teguh) dan memiliki iman yang tangguh.  Dan semuanya ini hanya kita peroleh dari sebuah proses keintiman dengan Tuhan (mendengar suaranya dan percaya pada apa yang Ia firmankan).  Milikilah waktu Bersama dengan Dia setiap hari.

 

MINGGU –  TUHANLAH MEMBERIKAN KEMENANGAN

(Yesaya 41 : 10, Yesaya 41:2)

“Janganlah takut, sebab AKU menyertai engkau, janganlah bimbang, sebab AKU ini ALLAHmu; AKU akan meneguhkan, bahkan akan menolong engkau; AKU akan memegang engkau dengan tangan kanan-KU yang membawa  kemenangan“  (Yesaya 41:10).

Setiap orang pasti berhadapan dengan yang namanya: “PERGUMULAN“, dan sering kita menggerutu bila kita berhadapan dengan pergumulan yang tidak selesai-selesai.  Lalu kita sering berkata, pergumulan menjadi penghambat kemajuan kita. Tetapi sebagai orang Kristen, kita harus berpikir positif dalam menghadapi pergumulan hidup kita (Filipi 4:8). Mengapa?, karena pergumulan hidup merupakan bagian dari proses pembentukan ALLAH bagi kita dan ingatlah bahwa Ia terlibat dalam mendatangkan kebaikan.

Justru masalah seringkali menjadi kendaraan yang disediakan TUHAN untuk membawa kita melewati lembah bayang-bayang maut dan tempat yang barangkali sangat asing bagi kita. Tetapi melalui Yesaya 41:10 ini, TUHAN menguatkan dan meneguhkan bahwa IA berfirman: “Jangan takut… jangan bimbang… sebab AKU ini ALLAHMU…Tuhan memberikan kemenangan.

Hadapilah persoalanmu. Jangan lari dari masalah, sebab TUHAN akan dan sudah menjadi pahlawan perangmu (Yesaya 41:2 ; Keluaran 15:3).

Andalkan dan libatkan kekuatan TUHAN.  (Yeremia 17:7 ; 2 Korintus 3:17).

Hidup dalam komunitas yang punya semangat untuk menang.  Memiliki roh yang menyala-nyala (1 Korintus 15:33). Dan  jangan sampai kemenangan yang dianugerahkan ALLAH dicuri oleh iblis, karena itu Janganlah lengah. Tuhan memberkati. Amin.

 

Penulis : Pdm.  Ir. Rudi Langitan

 

 

 

 

 

 

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Masukan code CAPTCHA

Facebook
Google+
https://sinodegkkd.org/2018/09/25/keteguhan-bersama">
Twitter
YouTube
Pinterest
LinkedIn
Instagram