HIDUP DAN BERKUASA

Renungan Minggu Pertama, 5 Mei 2019

 

BERKUASA & HIDUP

Ayat kunci : Ayub 33:4

 

Senin – Kebangkitan Kehidupan Tak Berbatas (Efesus 1:19-21)

Shalom. Minggu ini kita akan belajar merenungkan dan mengalami kuasa dari kebangkitan Yesus Kristus dari antara orang mati. Perayaan akan Paskah adalah satu momentum baru dan selalu memperbaharui hati kita sebagai Kristen agar kita selalu dapat melihat dan mengalami gaya hidup yang dirancang oleh Allah Bapa di Bumi. Tahukah Anda seperti apakah gaya hidup tersebut?

Manusia hidup di bumi dengan segala keterbatasan diri karena manusia memiliki keterbatasan dalam memandang dan memahami kehidupan Kekristenan yang sejati. Kehidupan kekristenan sejati adalah kehidupan baru yang dibangun oleh Yesus di bumi yakni kehidupan rohani atau kehidupan surgawi yang dirancang dan dikendalikan oleh Allah Bapa. Ada satu ukuran kehidupan yang tidak bisa disamakan dengan kehidupan duniawi atau kehidupan biasa-biasa saja. Sebab, kebangkitan Yesus dari antara orang mati adalah bukti kemenangan atas pemerintahan Iblis sehingga tercipta kehidupan berkualitas sempurna secara hukum  yakni kekristenan yang berkemenangan.

jauh lebih tinggi dari segala pemerintah dan penguasa dan kekuasaan dan kerajaan dan tiap-tiap nama yang dapat disebut, bukan hanya di dunia ini saja, melainkan juga di dunia yang akan datang (Efesus 1:21 (TB)

Kehidupan orang Kristen lebih tinggi dari segala pemerintahan dan penguasa dan kekuasaan dan kerajaan manapun, jikalau Anda mempercayai bahwa Yesus Kristus telah bangkit dan hidup dari kematian.

 

Selasa – Membangun Kerajaan Allah (Kisah Para Rasul 1:3; Yohanes 15:1-3)

Kebangkitan Yesus dari antara orang mati bermakna dan bertujuan yakni Allah membangun pondasi kehidupan kekristenan yang sejati. Pondasi ini menjadi satu-satunya pondasi untuk membangun kehidupan yang berkuasa dan berkemenangan. Apakah alasannya? Setelah Yesus bangkit dari kuburan, selama 40 hari setelah itu, Yesus selalu dan berkonsentrasi tentang berita Kerajaan Allah. Kepada setiap orang yang Yesus temui, Dia menyampaikan berita Kerajaan Allah.

Alkitab menjelaskan memang tujuan Yesus datang ke dunia adalah untuk menjadi Raja dan membangun KerajaanNya di bumi. Adalah satu yang sangat serius bagi Yesus untuk menjelaskan kepada setiap orang bahwa Kerajaan Allah adalah satu sistem kehidupan surgawi yang berada di bumi. Sistem kehidupan ini sangat berbeda dengan sistem kerajaan atau pemerintahan yang berasal dari dunia. Inti dari Kerajaan Allah adalah kehidupan dalam Firman Tuhan yang dikerjakan dengan penuh kedisiplinan oleh setiap orang yang sudah percaya kepada Kebangkitan Yesus dari antara orang mati. Membangun Kerajaan Allah adalah membangun sistem kebenaran dari Sang Raja yakni kehidupan yang segambar dan serupa dengan Allah dalam semua aspek kehidupan kita. Sistem kebenaran Ilahi dikendalikan sepenuhnya oleh Yesus Kristus sebagai Raja dan Tuhan.

Makanya sebagai orang Kristen sekarang seharusnya kita memiliki kesadaran penuh bahwa kita adalah bukan sekedar Anak Raja, tetapi juga pekerja Kerajaan Allah. Menjadi disiplin adalah kunci meraih kemenangan atas musuh-musuh kita, yakni hidup di dalam firmanNya setiap saat.

 

Rabu – Bukan Komunitas Biasa (Matius 18:19-20)

Gereja lokal dibangun oleh Tuhan Yesus Kristus (Mat 16:18), itulah gereja sejati. Ketika Tuhan membangun gerejaNya, maka secara otomatis Dia berperan sebagai Kepala Gereja, yakni pemimpin, pengarah dan pendidik bagi gerejaNya. Rancangan sistem gereja lokal dibuat oleh Tuhan Yesus semata-mata hanya untuk menunjukkan kepada dunia bahwa ada kuasa dalam gereja yakni kuasa kehidupan kerajaan dimana, dalam nama Yesus Kristus semua yang ada di langit, di bumi dan di bawah bumi bertekuk lutut kepada nama Yesus (Flp 2:10). Dan Kuasa tersebut bermanfaat untuk menaklukkan semua kuasa iblis di bumi sehingga akhirnya dibangunlah Kerajaan Allah. Tahukah Anda maksudnya?

Gereja Tuhan bukanlah tempat perkumpulan rumah pemulihan, keluarga alternartif saja atau hanya perkumpulan social yang penuh dengan tawa canda dan menikmati makanan minuman. Lebih daripada itu, gereja adalah temapt kehadiran Tuhan, sehingga gereja Tuhan menjadi komunitas yang tidak biasa-biasa, tetapi luar biasa.

Oleh sebab itu, bergabung dan terikatlan Anda dalam gereja Tuhan dan dengan kesepakatan iman Anda dengan iman orang Kristen lain, maka Anda akan mengalami terobosan kehidupan pribadi dan keluarga sampai ke bidang-bidang lain dalam hidup Anda.

 

Kamis – Keakuratan Hidup dalam KerajaanNya (Yohanes 15:5-7)

Demikian tertulis dalam kitab Roma 8:5

Sebab mereka yang hidup menurut daging, memikirkan hal-hal yang dari daging; mereka yang hidup menurut Roh, memikirkan hal-hal yang dari Roh (Roma 8:5 (TB) )

Orang Kristen ditantang untuk selalu hidup di dalam Roh. Hidup di dalam Roh yang seharusnya menjadi gaya hidup, bukan situasional saja. Orang yang hidup di dalam Roh akan memikirkan hal yang dari Roh. Hidup di dalam Roh adalah selalu memikirkan perkara-perkara dari atas yakni tentang Kristus yang duduk di sebelah kanan tahta Allah Bapa (Kol 3:1-3). Ketika budaya kehidupan Kerajaan Allah adalah hidup di dalam Roh yakni hidup akurat dengan firman Tuhan. Sebaliknya orang tidak hidup dalam Roh, pasti hidup di dalam daging dan akibatnya adalah maut. Di dalam Kerajaan Allah tidak terdapat maut, yang ada adalah hidup dan damai sejahtera (Rom 8:6).

Pandangan teologi penderitaan yang mengajarkan bahwa kelayakan seseorang di hadapan Tuhan adalah kehidupan yang penuh dengan penderitaan karena Kristus. Jikalau orang tidak melihat bahwa ada damai sejahtera dan kehidupan penuh kebahagiaan dalam Tuhan, maka akan terjadi ketidakakuratan atau terjadi pelencengan arti kehidupan kerajaan Allah. Memang di dalam Kerajaan Allah ada peperangan untuk mengalahkan musuh, tetapi itupun tujuannya untuk menolong orang-orang yang terbelenggu dosa, untuk dilepaskan dan dituntun untuk memperoleh hidup kekal yakni hidup berkemenangan dan berkelimpahan di bumi.

Hidup dalam Tuhan yang akurat adalah kehidupan yang indah dan berkarya atau berbuah bagi dunia. Hidup di dalam Kerajaan Allah adalah hidup sesuai firman Tuhan.

 

Jumat – Disiplin Rohani (Mazmur 1:1-3)

Arti kata disiplin adalah melakukan apa yang Harus kita dilakukan, bukan melakukan apa yang Mau kita lakukan. Apakah yang harus kita lakukan sebagi orang Kristen? Yang harus dilakukan sebagai orang Kristen adalah tinggal dalam Tuhan dan firmanNya tinggal dalam kita (Yoh 15:5). Sedangkan apa yang Mau kita lakukan, cenderung segala sesuatu yang merupakan keinginan manusia (bahasa Inggris : will). Manusia memiliki keinginan bebas (Free will) di dalam hidupnya. Keinginan (will) dibentuk dari pola pikir (Cognitive) dan Perasaan (Affective). Jikalau orang kebanyak berpikir yang bertentangan dengan firman Tuhan, maka perasaannya cenderung tidak baik dan akibatnya kehendaknya selalu ingin melakukan hal-hal yang penuh hawa nafsu. Proses seperti lah yang disebut hidup di luar pokok anggur atau hidup tidak mentaati Firman Tuhan.

Orang Kristen yang penuh kuasa mengendalikan kehidupannya adalah orang Kristen yang disiplin hidup dalam prinsip-prinsip Firman Tuhan. Disiplin mentaati firman Tuhan akan menyebabkan kita tidak memberikan hati dan pikiran kita kepada pemberontakan atau perlawanan kepada perintah dan ketetapan Tuhan.

Mari, disiplinkan hidup kita, maka Anda menjadi orang yang selalu menakulukkan keinginan daging dan Anda selalu menuai hidup dan damai sejahtera.

 

Sabtu – Memerintah Di Bumi (Matius 16:19)

Kepadamu akan Kuberikan kunci Kerajaan Sorga. Apa yang kauikat di dunia ini akan terikat di sorga dan apa yang kaulepaskan di dunia ini akan terlepas di sorga.” Matius 16:19 (TB)

Setelah orang Kristen mempercayai Kristus yang telah bangkit dari kematian, mak bukan saja Anda mendapatkan jaminan hidup yang berkelimpahan, tetapi yang terpenting bahwa Anda dijamin untuk memiliki otoritas untuk memerintah atau bekerja dengan penuh otoritas di bumi yang bertujuan hanya untuk membangun Kerajaan Allah di semua bagian hidup manusia. Anda menerima Roh Kudus (Kis 1:8) adalah untuk menjadi saksi yang penuh kuasa supaya setiap orang yang berdosa mendapatkan kehidupan baru yang dipimpin oleh Tuhan Yesus.

Anda dilahirbarukan oleh iman Anda kepada Salib Kristus adalah untuk melayani Tuhan di bumi. Bukan sekedar melayani tetapi membangun kehidupan yang kokoh dan berdampak yakni kehiduan Kerajaan Allah. Tuhan menyediakan jenis pelayanan kepada setiap orang yang pada akhirnya akan menjadi panggilan hidup seseorang. Ketika Anda mengemban panggilan hidup dari Tuhan, maka otoritas yang ada pada Anda akan menjad sangat akurat dan menghasilkan dampak nya. Misal jika Anda dipanggil Tuhan untuk melayani Tuhan, maka Anda akan mengajarkan kebenaran ilmu pengetahuan secara akurat dan mendidik peserta didik Anda untuk memiliki karakter Kristus.

Ayo, jadilah orang yang berdampak dan penuh otoritas dalam Tuhan.

  

Minggu – Reproduksi Kehidupan Surga (Matius 28:19-20)

Kepergian Yesus ke sorga setelah 40 hari bangkit dari kuburan, tidak membuat pekerjaan Yesus selama di bumi menjadi berhenti atau dilupakan. Yesus memberikan perintah kepada murid-muridNya, bahwa pekerjaan Yesus di bumi harus dilanjutkan oleh murid-muridNya dengan perintah memuridkan semua bangsa menjadi murid Kristus dan mengajarkan semua perintah Tuhan kepada bangs-bangsa. Ketika Yesus naik ke sorga, Bapa mengirimkan Roh Kudus sebagai penolong  bagi murid-murid untuk pergi melayani (Yoh 14:16-17).

Gereja Tuhan diperintahkan untuk me-reproduksikan atau melahirkan kembali kehidupan keselamatan yakni kehidupan kekal di dalam hati orang-orang berdosa melalui kesaksian Injil Kerjaan Allah (Luk 8:1) ke berbagai tempat dan berbagai bangsa di bumi. Kehidupan surge di bumi harus dibangun dan dilestarikan melalui kehidupan gereja Tuhan di seluruh dunia.

Penulis : Pdt.  Santoso Hutabarat, S.Si

 

 

 

 

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Masukan code CAPTCHA

Facebook
Google+
https://sinodegkkd.org/2019/05/04/hidup-dan-berkuasa">
Twitter
YouTube
Pinterest
LinkedIn
Instagram