RENUNGAN HARIAN TERBIT 15 – 21 JULI 2019

Senin

Kerajaan yang tetap selamanya

Daniel 2:44 (TB)  Tetapi pada zaman raja-raja, Allah semesta langit akan mendirikan suatu kerajaan yang tidak akan binasa sampai selama-lamanya, dan kekuasaan tidak akan beralih lagi kepada bangsa lain: kerajaan itu akan meremukkan segala kerajaan dan menghabisinya, tetapi kerajaan itu sendiri akan tetap untuk selama-lamanya,

Pada hari-hari terakhir Tuhan akan menyatakan kerajaanNya di tengah-tengah dunia ini, dimana kerajaanNya tidak akan tergoncangkan oleh apapun. Semua sistem yang dibangun oleh dunia tidak dapat menyentuh kerajaanNya, sehingga apa yang terjadi dengan dunia ini tidak berpengaruh apapun pada kerajaanNya, bahkan kerajaanNyalah yang akan menghancurkan seluruh sistem yang dibangun oleh dunia ini. Setiap umatNya yang ada dan tinggal dalam kerajaanNya pun tentu akan terluput dari apa yang akan terjadi di dunia ini, karena kita tinggal dan hidup dalam kerajaan yang tidak tergoncangkan. Memastikan untuk kita hidup dan tinggal dalam kerajaanNya adalah keputusan kita sendiri, Tuhan sudah membuka jalan dengan darahNya yang melayakan kita untuk masuk dalam kerajaanNya, tapi untuk tetap dalam kerajaanNya diperlukan sebuah keputusan dan komitmen untuk tetap memegang teguh kebenaranNya.

 

Selasa

KerajaanNya di tengah kita

Lukas 17:21

Kerajaan Allah bukan ada di suatu tempat atau area tertentu, tapi Kerajaan Allah ada di tengah-tengah kita, “…juga orang tidak dapat mengatakan: Lihat, ia ada di sini atau ia ada di sana! Sebab sesungguhnya Kerajaan Allah ada di antara kamu…” dan Tuhan mau kerajaanNya dinyatakan di muka bumi ini melalui umatNya. Dia selalu hadir dan ada di tengah-tengah umatNya, dalam Matius 18:20 dikatakan, “…Sebab di mana dua atau tiga orang berkumpul dalam Nama-Ku, di situ Aku ada di tengah-tengah mereka…”, dengan kata lain selalu ada kehadiran Tuhan dan kerajaanNya ketika umatNya berkumpul bersatu bersama. Lebih lanjut Firman Tuhan katakan, “…Janganlah kita menjauhkan diri dari pertemuan-pertemuan ibadah kita, …………………., tetapi marilah kita saling menasihati, dan semakin giat melakukannya menjelang hari Tuhan yang mendekat…”, mengapa menjelang hari Tuhan mendekat? Karena Tuhan mau menyatakan kerajaanNya di bumi ini, dan Dia hadir ketika umatnya berkumpul bersama. Karena itu, janganlah tingglakn komunitas yang ada, pastikan saudara tertanam dalamm setiap komitas yang ada, karena disitulah Tuhan hadir.

Renungkanlah: sudahkah saudara tergabung dan aktif dalam komsel atau komunitas tertentu?

 

Rabu

Tunduk mutlak kepada Kristus

Roma 6:11

Bagaimana mungkin seseorang yang tidak tunduk kepada kekuasaan Allah dapat menyatakan apalagi menghadirkan kerjaanNya di bumi ini, sedangkan dia sendiri gagal menghadirkan kerajaan Allah dalam hidupnya sendiri. Karena itu diperlukan ketundukan mutlak kepada otoritas Kristus untuk menyatakan kerajaanNya di muka bumi ini. “…Demikianlah hendaknya kamu memandangnya: bahwa kamu telah mati bagi dosa, tetapi kamu hidup bagi Allah dalam Kristus Yesus…” Menjaga terus kesadaran bahwa kita telah mati bagi dosa, dan hidup bagi Kristus setiap hari dan dalam setiap hal yang kita kerjakan adalah hal yang sangat penting. Paulus bahkan menegaskan bahwa dia tidak lagi berotoritas dalam hidupnya, terjadi pertukaran dimana Kristus yang memegang kendali, dan hidup yang dijalani adalah hidup untuk Kristus (Gal 2:20). Penyerahan sewmua aspek dalam hidup kita kepadaNya adalah kunci supaya hidup kita tunduk mutlak kepada otoritasNya. Ketika kita tunduk mutlak kepada otoritasNya, maka kerajaanNya nyata dalam hidup kita, dan kita memiliki kesempatan untuk menyatakan kerajaanNya dimanapun kita ada.

Renungkanlah: Adakah bagian dalam hidup saudara yang belum diserahkan kepada Tuhan?

 

Kamis

Kecintaan penuh kepadaNya

Mazmur 69:10; Matius 5:20

“…sebab cinta untuk rumah-Mu menghanguskan aku…” Daud adalah seorang  tokoh dalam alkitab yang sangat terkenal dengan keintimannya dengan Tuhan, bahkan dia berkata, bahwa cinta akan rumahNya telah menghanguskannya, suatu ungkapan yang menunjukkan bahwa semua yang dia lakukan hanya karena cintanya kepada Tuhan. Ayat ini juga yang diingat oleh murid-murid Tuhan ketikaTuhan Yesus membersihkan bait Allah, dimana begitu marahNya Yesus ketika didapatinya bait Allah dijadikan sarang penyamun, dan semuaNya dilakukan karena cintaNya kepada rumah Allah yang adalah tempat kehadiran Tuhan. Cinta kepada Tuhan yang membuat segala sesuatu dilakukan bukan dengan paksaan atau bahkan menjadi taurat, tapi semuanya dilakukan dengan penuh kerelaan. Cinta akan Tuhanlah yang membuat kita mampu untuk hidup keagamaan kita melebihi daripada ahli taurat dan orang farisi. Hidup keagamaan kita bukan menjadi taurat, tapi hidup keagamaan kita menjadi sarana untuk menyatakan kerajaanNya di muka bumi ini. Mari saudara, penuhi terus hatimu dengan cinta kepada Tuhan, jangan biarkan cinta yang lain melebihi daripada cintamu kepada Tuhan.

Renungkanlah: Tiliklah hati saudara, adakah cinta kepada yang lain yang menghalangi cinta saudara kepada Tuhan?

 

Jumat

Tetap dalam jalan kebenaranNya

Ulangan 28:13-14

Untuk menyatakan kerajaanNya di bumi ini diperlukan konsistensi untuk terus hidup dalam jalan kebenaranNya. Dalam Firman yang kita baca dikatakan bahwa semuanya akan kita alami ketika kita tidak menyimpang ke kanan atau ke kiri. Tetap dalam jalan kebenaranNya itulah yang Tuhan maksudkan. Seringkali kita tidak mengalami apa yang Tuhan sediakan setelah sekian jauh kita berjalan bersama Tuhan, bukan karena Tuhan menahan berkatNya, tapi karena kita yang keluar dari jalan yang Tuhan tetapkan, karena berkat Tuhan hanya ada dalam jalanNya. Umat Tuhan ditentukanNya untuk memnyatakan kerajaanNya di bumi ini, tapi itu dapat terjadi ketika umatNya tidak menyimpang ke kanan atau ke kiri. Semakin kita tepat melakukan kehendakNya seperti yang Dia mau, semakin lebih lagi kita di tuntun oleh RohNya, maka semakin besar hidup kita akan menyatakan kerajaanNya di bumi ini. Mari saudara, pastikanlah langkah-langkah mu tetap dalam jalan kebenaranNya!

 

Sabtu

Menjadi serupa Kristus

Roma 8:29

Setelah Kristus duduk di sebelah kanan tahta Bapa, maka tugas umatNyalah yang harus menjadi gamabaran Allah yang nyata bagi dunia ini. UmatNya membawa dan menyatakan kerajaanNya kemanapun mereka pergi. Karena itu, perubahan ke arah keserupaan Kristus adalah hal yang mutlak yang harus dialami oleh UmatNya. Tanpa berubah menjadi serupa Kristus maka kerajaanNya tidak dapat dinyatakan melalui hidup kita. Seiring dengan perubahan menjadi serupa Kristus dalam hidup kita, maka semakin besar hidup kita menyatakan kerajaanNya. Mengapa harus berubah serupa Kristus? Dalam Mazmur 42:4, Firman Tuhan berkata, “…Air mataku menjadi makananku siang dan malam, karena sepanjang hari orang berkata kepadaku: “Di mana Allahmu?”, sadar atau tidak sadar, Suka atau tidak suka, dunia terus mencari Allah dalam hidup kita sebagai umatNya. Melalui kitalah dunia ‘melihat’ Allah, karena itu, ketika kita terus berubah menjadi serupa Kristus, semakin nyatalah kerajaanNya dinyatakan di bumi ini. Mari saudara, teruslah alami perubahan, responi setiap permasalahan dengan benar, karena seringkali itu adalah cara Tuhan untuk mengubah hidup kita menjadi serupa denganNya.

 

Minggu

Menjadi bagian dalam rencanaNya

Yesaya 2:2-3

“…Akan terjadi pada hari-hari yang terakhir: gunung tempat rumah TUHAN akan berdiri tegak di hulu gunung-gunung dan menjulang tinggi di atas bukit-bukit; segala bangsa akan berduyun-duyun ke sana…”, pada hari-hari ini Tuhan akan membawa GerejaNya ke tempat yang tinggi, di atas gunung. Gereja harus hidup dalam standart diatas rata-rata dunia ini yaitu standart kerajaanNya. Gereja harus memberi pengaruh dan berdampak dalam segala bidang aspek kehidupan, menjadi garam dan terang bagi dunia ini harus sangat-sangat nyata di hari-hari ini. Tidak ada waktu lagi untuk bersantai, ini waktunya kita bekerja bagi kerajaanNya. Bukan dengan kekuatan kita, tapi dengan kekuatanNya, dengan pengurapanNya, yang memampukan kita hidup dalam kebenaranNya, hidup dalam kekudusanNya,  meng ‘upgrade’ kompetensi yang kita miliki dan menyatakan kerajaanNya di bumi ini. Tuhan mau saudara terlibat dan ada di dalam rencanaNya,dan  yang jadi pertanyaannya adalah, apakah saudara mau ada didalamnya? Ini adalah waktu terbaik dari waktu yang pernah ada, dimana kedatanganNya sangatlah dekat, dan melalui kitalah sebagai GerejaNya, KerajaanNya datang, kehendakNya jadi, di bumi seperti di surga. Amin!

 

Penulis : Pdm. Yongki Sannadi

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Masukan code CAPTCHA

Facebook
Google+
https://sinodegkkd.org/2019/07/13/renungan-harian-terbit-15-21-juli-2019">
Twitter
YouTube
Pinterest
LinkedIn
Instagram