Renungan Harian – Rabu, 09 Oktober 2019

TINGGAL DI DALAM HADIRATNYA

(Lukas 10 ; 38-42)

 

Ketika kita  merenungkan kisah Lukas 24 : 13-35 dua hari lalu,  maka ada beberapa hal  yang dapat membuat hati kita kembali berkobar (hati yang berkobar):  Yang pertama, Tinggal di dalamnya (dweling in God’s presence).

Kehadiran Yesus  diidentikkan sebagai nyala api yang memberikan terang dan kobaran, maka tidak ada cara lain untuk mengalami kobaran-Nya itu selain datang dan mendekat kepada sumber nyala api itu sendiri, yaitu hadirat-Nya. Dalam aktivitas yang kita lakukan sepanjang hari, luangkan waktu sejenak untuk mau duduk diam di hadirat-Nya.

Kisah Maria dan Marta di Lukas 10 :38-42, menjadi bukti bahwa Marta  adalah seorang yang terlalu sibuk dengan pelayanannya sehingga hampir tidak memiliki waktu untuk diam di dekat kaki Yesus dan mendengarkan perkataan-Nya (seperti yang dilakukan saudaranya, Maria).  Meskipun yang dilakukan Marta adalah sesuatu yang baik, namun ia tetap perlu waktu untuk mengalami pembaharuan dan kehadiran Tuhan dalam hidupnya. Yesus menegur Marta, kataNya, “Marta engkau kawatir dan menyusahkan diri dengan banyak perkara..tetapi Maria telah memilih bagian yang terbaik”.  Tidak ada tempat yang terbaik yang akan membuat engkau senantiasa berkobar, kecuali duduk tenang dibawah kaki Yesus. Tinggal diam kamu diselamatkan, dalam tinggal tenang dan percaya terletak kekuatanmu (Yesaya 30;15)

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Masukan code CAPTCHA

Facebook
Google+
https://sinodegkkd.org/2019/10/08/renungan-harian-rabu-09-oktober-2019">
Twitter
YouTube
Pinterest
LinkedIn
Instagram